Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kim Jong-un Puji Keberanian Tentara Korea Utara yang Bertempur untuk Russia

📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 09:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kim Jong-un Puji Keberanian Tentara Korea Utara yang Bertempur untuk Russia Doc: KCNA via AFP
Ket. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu tentara negaranya dalam sebuah seremoni di Pyongyang

SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan penghormatan kepada "keberanian yang tak tertandingi" dari tentara negaranya yang bertempur dalam perang Russia melawan Ukraina.

Apresiasi tersebut ia sampaikan saat mengunjungi monumen yang sedang dibangun untuk mengenang mereka yang tewas dalam konflik tersebut, demikian dilaporkan media pemerintah, Sabtu (14/2).

"Keberanian yang tak tertandingi dan kepahlawanan massal yang ditunjukkan oleh para prajurit Tentara Rakyat Korea, yang terlibat dalam operasi militer di luar negeri, harus diukir dengan megah dalam sejarah sebagai panji tak terkalahkan," kata Kim pada hari Jumat saat meninjau lokasi tersebut, seperti dilaporkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Duta Besar Russia untuk Korea Utara menghadiri upacara peletakan batu pertama dari apa yang disebut Museum Peringatan Prestasi Tempur pada bulan Oktober, di mana Kim saat itu menyebutnya sebagai "puncak bersejarah" dalam hubungan dengan Moskow.

Laporan KCNA pada hari Sabtu tidak menyebutkan Russia. Namun, awal pekan ini, Kim berjanji untuk "mendukung tanpa syarat" semua kebijakan dan keputusan Presiden Russia Vladimir Putin, dalam sebuah surat yang dibagikan oleh KCNA.

Korea Utara, salah satu negara yang paling terisolasi secara diplomatik di dunia, telah memperdalam hubungan dengan Moskow sejak menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

Menurut badan intelijen Korea Selatan dan Barat, Korea Utara telah mengirimkan ribuan pasukan untuk berperang untuk Russia, seiring Moskow melanjutkan invasinya ke Ukraina yang telah berlangsung hampir empat tahun.

Menurut perkiraan Korea Selatan, setidaknya 600 tentara Korea Utara tewas dan ribuan lainnya terluka.

Selain mengirim pasukan untuk berperang bagi Russia, Pyongyang juga mengirimkan peluru artileri, rudal, dan sistem roket jarak jauh.

Sebagai imbalannya, Russia mengirimkan bantuan keuangan, teknologi militer, serta pasokan makanan dan energi kepada Korea Utara, menurut para analis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

53 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.