Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Tim UGM Kembangkan Lidah Elektronik Pendeteksi Kualitas Air Minum

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Tim UGM Kembangkan Lidah Elektronik Pendeteksi Kualitas Air Minum Doc: ANTARA/HO-UGM
Ket. Lidah elektronik atau "electronic tongue" (E-Tongue) untuk membantu masyarakat mengindetifikasi kualitas air minum.

Yogyakarta - Keren, Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan lidah elektronik atauelectronic tongue(E-Tongue) untuk membantu masyarakat mengindetifikasi kualitas air minum.

Salah satu anggota tim mahasiswa Inna Sri Utami melalui keterangan resmi UGM di Yogyakarta, Jumat, menjelaskan alat berbasis teknologimachine learningitu mampu mendeteksi kandungan mineral dan logam berat pada air minum.

"Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan solusi efektif dalam mendeteksi kandungan mineral dan logam berat pada air minum untuk memastikan apakah air tersebut layak dikonsumsi," kata Inna.

Menurut dia, E-Tongue adalah sebuah perangkat yang dirancang untuk menirukan kemampuan lidah manusia dalam mendeteksi rasa.

Dalam perkembangannya, teknologi tersebut telah diarahkan untuk mendeteksi senyawa kimia dalam cairan, termasuk air minum.

Dengan memadukan sensor yang sensitif dan teknologimachine learning, kata dia, alat itu diharapkan dapat mengenali kandungan mineral dan logam berat dalam air secara cepat dengan tingkat akurasi yang tinggi.

"Deteksi dini terhadap kandungan berbahaya dalam air dapat membantu mencegah risiko penyakit kanker yang disebabkan oleh air minum yang terkontaminasi logam berat," ujar Inna.

Inna beserta timnya berharap inovasi itu dapat menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut terkait pemantauan kualitas air.

Tantangan di masa depan, menurut dia, melibatkan implementasi teknologi ini dalam skala yang lebih luas, memastikan aksesibilitasnya, dan mendukung regulasi terkait.

"Harapannya teknologi ini dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan pengawasan kualitas air dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," kata Inna.

Pengembangan teknologi tersebut dilakukan oleh Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKM-RE) dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

51 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.