Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Gubernur Sulsel Puji Kreativitas Petani Jalankan Program Tanam Pisang

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Gubernur Sulsel Puji Kreativitas Petani Jalankan Program Tanam Pisang Doc: ANTARA/HO/Pemkab Sidrap
Ket. PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin (dua dari kanan) saat berkunjung ke Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap untuk melihat kreativitas petani dalam menanam pisang cavendish dengan menerapkan sistem tumpang sari, Kamis (11/1/2024).

Makassar - Keren, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin memuji kreativitas para petani di Kabupaten Sidrap yang menjalankan program tanam pisangcavendishdengan menerapkan sistem tumpang sari atau penanaman campuran.

"Untuk program tanam pisangcavendishitu sudah ada pasarnya dan di akhir tahun 2023 kita sudah kerja sama dengan salah satu perusahaan eksportir yang akan menyerap semua hasil kebun pisang petani untuk di ekspor," ujarnya di Sidrap, Kamis

Bahtiar Baharuddin mengatakan para petani di Kabupaten Barru khususnya di Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu itu adalah petani campuran yang kadang menanam dengan melihat situasi dan kondisi.

Para petani yang dikunjunginya itu, menerapkan penanaman campuran atau tumpang sari yakni menanam pisang cavendish dan juga kacang tanah.

Bagi mereka, bertani pisang sangat menjanjikan karena menanam pisang satu kali bisa panen seterusnya. Sebab pisang tidak akan mati sebelum dia berbuah dan memiliki anak atau tunas terlebih dahulu. Apalagi harga pisang cavendish di pasaran juga tinggi.

"Ini menjanjikan. Mudah-mudahan ekonomi masyarakat Desa Buae ini bisa meningkat dengan tanam pisang cavendish ini," katanya.

Kepala Desa Buae Laupe Umar kepada Pj. Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengaku jika petani menanam pisang sekarang, maka hasilnya baru bisa dilihat setelah delapan bulan.

Namun, bagi petani di Desa Buae itu, menunggu masa panen delapan bulan cukup lama, sehingga mereka kemudian menanam kacang tanah juga.

"Ada kacang tanah, jagung dan merealisasikan program Pak Gubernur, termasuk dengan tumpang sari seperti yang dilakukan sekarang," katanya.

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengatakan, kegiatan peninjauan yang dilakukannya ke berbagai daerah untuk melanjutkan program ketahanan dan kedaulatan pangan.

"Bahwa kita mendukung pengembangan tanaman padi, jagung, yang ada di Sulsel, apalagi Sidrap ini lumbungnya," ucapnya.

Bahtiar bersama Pj Bupati Sidrap, H. Basta, Kepala OJK Sulselbar Darwisman, serta Kepala BPS Sulsel Aryanto hadir langsung melakukan penanaman.

"Kami bawa teman-teman OJK dan BPS. Kita perlihatkan beberapa peluang ekonomi yang bisa kita masyarakatkan, termasuk budi daya pisang Cavendish," sebutnya.

"Tadi keren juga pakai tanaman sela, tanaman kacang, saya tanya bermasalah atau tidak nanti, katanya tidak. Wah keren juga itu, memang kalau soal tanam menanam, Sidenreng ini jagonya," tambah Bahtiar Baharuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.