Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepulangannya Ditangisi Warga Korsel, Panda Fu Bao akan Tampil di Depan Publik Tiongkok

📅 Sabtu, 01 Jun 2024, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepulangannya Ditangisi Warga Korsel, Panda Fu Bao akan Tampil di Depan Publik Tiongkok Doc: ANTARA/Xinhua/Shen Bohan
Ket. Panda raksasa Fu Bao menjelajah basis panda raksasa Shenshuping di Cagar Alam Nasional Wolong, Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya, pada 27 Mei 2024.

CHENGDU - Fu Bao, panda raksasa pertama yang lahir di Korea Selatan (Korsel) dan pulang ke Tiongkok pada awal April lalu, dijadwalkan akan bertemu dengan publik pada Juni, demikian menurut Pusat Konservasi dan Penelitian Panda Raksasa Tiongkok.

Wakil Direktur Pusat Konservasi dan Penelitian Panda Raksasa Tiongkok Wei Rongping mengatakan bahwa Fu Bao beradaptasi dengan baik di lingkungan barunya dan akan bertemu dengan publik sekitar bulan depan.

Setelah kembali ke Provinsi Sichuan di Tiongkok barat daya, kampung halaman para panda, Fu Bao memulai kehidupan barunya di basis panda raksasa Shenshuping di Cagar Alam Nasional Wolong. Setelah menjalani pemeriksaan dan karantina selama satu bulan, Fu Bao tinggal di taman penangkaran di basis tersebut sejak 5 Mei.

"Taman penangkaran ini memiliki jendela yang dirancang khusus di antara kamar-kamar yang berdekatan, sehingga memudahkan pertukaran bau dan suara di antara panda-panda yang bersebelahan. Desain ini akan membantu Fu Bao berintegrasi lebih baik dengan panda lainnya," Wei menjelaskan.

Setelah pulang ke Tiongkok, panda umumnya menjalani masa karantina dan transisi. Karena perbedaan pada setiap individu, masing-masing panda raksasa menghabiskan waktu yang berbeda-beda untuk beradaptasi dengan lingkungan, iklim, makanan, dan tim pembiakan yang baru, menurut Wei.

"Fu Bao akan segera menyelesaikan masa transisi di taman penangkaran dan telah akrab dengan tetangganya. Dia terlihat menyapa tetangganya Bing Cheng dan Yun Yun setiap hari," kata Wei menambahkan.

Menurut perawat Fu Bao, Xu Xiang, panda itu memiliki nafsu makan yang baik dan menikmati makanan seimbang yang meliputi rebung, apel, wortel, roti jagung kukus, dan makanan lainnya. Rebung dan apel adalah makanan favorit sang panda.

"Fu Bao biasanya aktif di pagi hari dan senang berlari-lari kecil di luar ruangan. Setelah makan siang, dia selalu beristirahat dan kemudian melanjutkan makan di malam hari," kata sang perawat panda.

Lahir pada Juli 2020, Fu Bao adalah anak pertama dari pasangan panda raksasa Ai Bao dan Le Bao, yang dikirim ke Korsel dari Tiongkok pada 2016 dengan masa kontrak selama 15 tahun.

Fu Bao, yang berarti "harta karun keberuntungan", dengan cepat menjadi viral di kalangan netizen di Korsel setelah kelahirannya, dan menjadi sumber kegembiraan bagi orang-orang selama pandemi Covid-19.

Umumnya, anak panda raksasa yang lahir di luar negeri dikembalikan ke Tiongkok antara usia dua hingga empat tahun untuk mencegah perkawinan sedarah selama masa reproduksi mereka, yang terjadi antara usia empat hingga enam tahun.

Setelah panda raksasa yang dicintai publik itu kembali ke Tiongkok, beberapa agen perjalanan di Korsel bahkan membuat paket "wisata panda", menawarkan kesempatan kepada wisatawan untuk berkunjung ke Sichuan dan menyaksikan panda-panda tersebut dari dekat.

Basis panda raksasa Shenshuping, tempat tinggal Fu Bao, meliputi area seluas 150 hektare dan terletak di ketinggian 1.700 meter di Taman Nasional Panda Raksasa.

Dengan lingkungan hidup alami yang ideal, dikelilingi oleh pegunungan serta memiliki iklim yang sejuk dan lembap, tempat ini menjadi habitat bagi 70 lebih panda raksasa, termasuk Xiao Qi Ji, panda raksasa populer yang lahir di Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.