Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepala OIKN Sebut IKN Dongkrak Produksi UMKM

📅 Rabu, 22 Feb 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala OIKN Sebut IKN Dongkrak Produksi UMKM Doc: Antara

KALIMANTAN TIMUR - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono menyatakan pembangunan IKN di Kalimantan Timur (Kaltim) terbukti mampu mendongkrak produksi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) setempat, sehingga pendapatan mereka turut meningkat.

"Sekarang sudah terbukti bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara mampu menaikkan omset UMKM. Memang ini yang kami inginkan, bukti nyata pembangunan Nusantara membawa dampak positif secara ekonomi dan dirasakan langsung masyarakat sekitar IKN," katanya di Samarinda, kemarin.

Untuk itu ia memastikan pembangunan Nusantara akan terus berjalan dengan baik sesuai dengan rencana, sehingga dampak ekonomi akan makin terasa, bahkan dampak ke depan bisa lebih besar lagi, yakni bukan hanya untuk masyarakat sekitar Nusantara, tapi juga Kalimantan khususnya dan Indonesia umumnya.

Hal ini, katanya, selaras dengan tujuan pembangunan Nusantara di Kalimantan, yakni untuk pemerataan ekonomi dan menjadikan Indonesia masuk ke dalam high income countries.

Sementara itu, Kasno (50), salah seorang pelaku UMKM penjual mi ayam dan bakso dengan merk "Mie Ayam Bakso Solo Lek No", mengaku bersyukur dengan keputusan Presiden Joko Widodo yang memindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan, sehingga hal ini berdampak pada kenaikan omset pada dagangannya.

"Perbedaannya sangat jauh sebelum ada pembangunan IKN, dalam satu hari saya menjual 100 hingga 150 mangkok bakso atau mi ayam, tapi sekarang dalam satu hari bisa menjual 300 mangkok, bahkan lebih," kata Kasno.

Warung mi ayam dan bakso tersebut berada di jalan poros Sepaku, tepatnya arah dari Balikpapan melalui KM 38 Samboja menuju Nusantara, sehingga menjadi lokasi strategis karena dekat dengan kawasan IKN.

Menu di warung makan ini cukup beragam, ada mi ayam dengan bakso seharga Rp18 ribu, mi atau bihun bakso dengan harga yang sama, bakso telur seharga 20 ribu rupiah, dan menu andalan yang juga favorit, yakni mi ayam bakso lengkap dengan tetelan seharga 23 ribu rupiah.

"Sekarang pelanggan yang ke sini beragam, dari warga sekitar, pekerja perkebunan, hingga para pejabat daerah, dan pejabat pusat yang hendak ke Nusantara. Pak Bambang (Kepala OIKN) juga beberapa kali mampir makan di sini," ujar Kasno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

30 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.