Kemensos Tangani Psikologis Anak Korban Rudapaksa di Brebes
📅 Senin, 31 Jul 2023, 22:56 WIB | Oleh: Gembong
Doc: Antara/HO-Kemensos
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sentra Satria Baturraden dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak memberikan penanganan psikologis untuk anak usia enam tahun yang menjadi korban rudapaksa oleh pamannya sendiri di Brebes, Jawa Tengah.
Kepala Sentra Satria Baturraden Darmanto dalam keterangannya disiarkan di Jakarta, Senin, mengatakan kasus yang mencuat pada awal Juli 2023 mendapat atensi khusus dari Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk mendapat tindak lanjut.
Dari hasil asesmen, Kemensos RI berfokus pada pemulihan psikologis anak maupun keluarga. Sebab ada kasus kekerasan seksual orang terdekat kerap memikul beban psikologis.
"Pada anak, petugas memberikan terapi berupa hypnotherapy, terapi seni, dan terapi suportif. Anak juga diajak untuk mengubah persepsinya tentang orang baik dan tidak, serta memberikan pengetahuan tentangbody boundaries," kata Darmanto.
Sedangkan orangtua korban diberikan psikoedukasi terkait pola pengasuhan. Keluarga diminta agar berusaha menutupi kesedihan atau kemarahan di hadapan anak, dan memberikan ruang bagi anak untuk bermain atau tidak melarang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, orang tua korban diberi edukasi terkait bagian tubuh mana yang boleh disentuh dan tidak juga menjadi bagian psikoedukasi bagi keluarga.
Untuk memastikan kondisi kesehatan dan psikologis anak, Darmanto mengatakan Kemensos RI membawa anak ke dokter spesialis anak dan spesialis jiwa. Hasilnya, anak membutuhkan asupan nutrisi dan mengalami gejala kecemasan sehingga diberikan penanganan berupa farmakoterapi.
"Dari hasil pemeriksaan akhirnya kami berikan bantuan ATENSI (asistensi rehabilitasi sosial), seperti nutrisi tambahan, ada juga alat permainan edukatif. Sama ada pakaian, perlengkapan sekolah, dan perlengkapan bayi untuk adik korban," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada ranah hukum, menurut Darmanto, pihaknya sudah berkoordinasi dengan polres dan Kejaksaan Brebes agar pelaku dapat dihukum maksimal. Terutama mengadvokasi agar hukuman dapat ditambah 1/3 dari ancaman pidana, mengingat pelaku masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.
Selain itu, Kemensos RI bersama Dinas Sosial Brebes mengunjungi aparat pemerintah setempat agar memberikan dukungan bagi keluarga korban agar dapat berwirausaha sembari mengurus perkara hukum dan pemulihan psikologis anaknya.
"Kewirausahaan kita bantu dengan wirausaha warung jajanan karena pada waktu itu ibunya pernah jualan mungkin karena sesuatu hal akhirnya berhenti. Akhirnya kita lanjutkan dengan bantuan kewirausahaan tersebut," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!