Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemensos Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Aru Maluku dan 7 Daerah Lainnya

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 02:30 WIB | Oleh:
Kemensos Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Aru Maluku dan 7 Daerah Lainnya Doc: ANTARA/HO-Kemensos Biro Humas Kemensos
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi bupati dan wali kota dari Kabupaten Aceh Jaya, Kepulauan Aru, Padang Lawas Utara, Halmahera Tengah, Sanggau, Tegal, Kutai Timur, dan Tabalong membahas rencana pembukaan Sekolah Rakyat di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta, Kamis (5/2).

JAKARTA - Pemerintah secara resmi memulai langkah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Aru, Maluku, sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan bagi keluarga ekonomi rendah. Kepastian ini lahir setelah Kementerian Sosial menjalin komitmen strategis dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru yang telah menyiapkan lahan seluas 7,6 hektare di Kelurahan Siwalima. 

Sekolah Rakyat segera didirikan pemerintah di Kepulauan Aru, Maluku, sebagaimana telah terjalinnya komitmen percepatan pembangunan antara Kementerian Sosial bersama kepala daerah setempat.

"Kita bikin komitmen, mari kita percepat penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kita senang sekali kalau disambut dengan semangat, kita juga ikut semangat," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Kementerian Sosial mengkonfirmasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru merupakan salah satu dari delapan daerah yang mengusulkan dan siap mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat demi memperluas akses pendidikan bagi anak-anak keluarga ekonomi rendah di daerah itu.

Adapun daerah lain yang mengusulkan adalah Kabupaten Aceh Jaya di Aceh, Padang Lawas Utara di Sumatera Utara, Halmahera Tengah di Maluku Utara, Kabupaten Sanggau di Kalimantan Barat, Tegal di Jawa Tengah, Kutai Timur di Kalimantan Timur, dan Tabalong di Kalimantan Selatan.

"Kami menyambut baik antusiasme delapan kepala daerah untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat di wilayah masing-masing," kata Saifullah.

Dia berharap para bupati dan wali kota menyelesaikan beberapa ketentuan agar pembangunan bisa cepat dilakukan. Salah satunya adalah memastikan status lahan yang diusulkan sebagai lokasi gedung Sekolah Rakyat adalah milik pemerintah daerah bukan tanah sengketa.

Hal tersebut sebagaimana yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru yang menyiapkan lahan seluas 7,6 hektare di Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru.

"Selama memenuhi syarat, kita bisa cepat untuk menyelenggarakan sekolah yang permanen. Oleh karena itu, semakin cepat tanah ada, semakin cepat dibangun, semakin cepat masyarakat merasakan hadirnya Sekolah Rakyat," ujarnya.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah (Desil 1–4) dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program ini dirancang sebagai model pengentasan kemiskinan terpadu karena memadukan berbagai program unggulan pemerintah seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan PBI-JK, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta Program 3 Juta Rumah bagi keluarga siswa penerima manfaat.

Kementerian Sosial sebagai penyelenggara teknis melaporkan saat ini sudah sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat Rintisan yang tersebar di 38 provinsi, dengan kapasitas 15.900 siswa, didukung oleh 2.400 guru dan lebih dari 4.000 tenaga kependidikan di jenjang SD, SMP, dan SMA atau sederajat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.