Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkumham Kepri Selesaikan Pembentukan Koperasi Merah Putih

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 07:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkumham Kepri Selesaikan Pembentukan Koperasi Merah Putih Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Kanwil Kemenkum Kepri Edison Manik saat melakukan sosialisasi koperasi merah putih kepada masyarakat desa/kelurahan setempat

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum Kepulauan Riau (Kemenkum Kepri) menyampaikan pembentukan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan di provinsi itu telah rampung 100 persen.

"Per 27 Juni 2025, seluruh wilayah Kepri telah berhasil mencapai target 100 persen dalam program pembentukan koperasi ini," kata Kepala Kanwil Kemenkum Kepri Edison Manik dihubungi di Tanjungpinang, Kepri, Sabtu. 

Edison Manik menyebut total ada sebanyak 407 Koperasi Merah Putih se-Kepri yang telah resmi berbadan hukum, meliputi Kota Tanjungpinang 18 koperasi, lalu Kota Batam 64 koperasi dan Kabupaten Bintan 51 koperasi.  Berikutnya, Kabupaten Karimun 71 koperasi, Kabupaten Lingga 84 koperasi, Kabupaten Anambas 42 koperasi, dan Kabupaten Natuna 77 koperasi. 

Ia menyampaikan keberhasilan capaian 100 persen ini merupakan hasil dari berbagai upaya koordinasi dan sinergi yang dilakukan secara masif oleh Kanwil Kemenkum Kepri dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. 

"Kolaborasi erat terjalin mulai dari tingkat Lurah, Camat, Dinas Koperasi Kabupaten/Kota, Dinas Koperasi Provinsi, Bupati/Walikota, hingga Gubernur Kepri," ungkapnya. 

Menurut dia, antusias masyarakat dalam mendirikan koperasi sebagai badan usaha kolektif milik warga terus meningkat seiring dengan dukungan berbagai pihak. 

Untuk dapat disahkan sebagai badan hukum, lanjutnya, setiap koperasi harus melalui mekanisme permohonan pengesahan akta pendirian yang diajukan kepada notaris pembuat akta koperasi (NPAK). 

Selain itu, pengesahan badan hukum koperasi dilakukan melalui sistem administrasi badan hukum (SABH), sebagai langkah penting untuk menjamin legalitas dan keberlangsungan usaha koperasi. 

“Koperasi ini diharapkan dapat menjadi pilar utama pembangunan ekonomi lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta membuka akses pembiayaan hingga pemasaran bagi masyarakat akar rumput di seluruh wilayah Kepri,” ujarnya. 

Edison optimistis pertumbuhan ekonomi desa/kelurahan akan bangkit dan mandiri dalam mengejar target Indonesia emas 2045, dengan terpenuhinya target 100 persen pembentukan koperasi merah putih di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

38 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.