Kemenkes Perkuat Industri Lokal, Gandeng Mitra untuk Produksi Alkes Dalam Negeri
📅 Rabu, 14 Mei 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan multipihak untuk bisa memproduksi alat-alat kesehatan di dalam negeri, sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor alat kesehatan.
"Kita kembangkan dalam beberapa tahun ini, bekerja sama dengan swasta, BUMN, dan sebagainya, untuk bisa memproduksi alat-alat kesehatan di dalam negeri, sehingga kita bisa merdeka tanpa tergantung dari negara lain," kata Dante Saksono Harbuwono dalam acara "ASEAN - Japan Medical Devices Regulatory Training 2025", di Jakarta, Rabu (14/5).
Terkait upaya ini, Kemenkes bersama Pharmaceuticals and Medical Devices Agency (PMDA) Jepang dan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia mengadakan pelatihan regulasi alat kesehatan ASEAN-Jepang 2025.
Pihaknya pun menekankan pentingnya meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) alat-alat kesehatan.
"Tahap demi tahap mulai ditingkatkan kandungan dalam negerinya, sehingga nanti kita bisa memproduksi sendiri dan mungkin kita bisa ekspor ke beberapa negara," kata Dante Saksono Harbuwono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Hamdi Muluk mengatakan para peneliti Universitas Indonesia siap berkolaborasi dengan industri untuk mengembangkan riset dan inovasi alat-alat kesehatan.
"Universitas Indonesia sangat siap untuk menyediakan peneliti dan berkolaborasi dengan industri, tentu juga dengan badan regulatory supaya kita bisa mengembangkan alat-alat medical device," kata Hamdi Muluk.
Upaya ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor kebutuhan peralatan medis dalam negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap barang-barang dari luar negeri. Jadi kita juga harus mengembangkan riset inovasi untuk membuat peralatannya jauh lebih bagus, kita bisa mengurangi ketergantungan dan sustainable ya, kalau kita bisa produksi sendiri," kata Hamdi Muluk.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!