Kemendagri Sebut Pemkot Makassar Hasilkan 88 Inovasi untuk Tingkatkan Layanan Publik
📅 Jumat, 05 Sep 2025, 08:55 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
MAKASSAR - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah menghasilkan 88 inovasi terverifikasi dalam upaya meningkatkan pelayanan publik di daerah itu dan terbanyak se-Sulsel.
"Kami dari pusat mendukung penuh. Kami mendorong agar setiap OPD tidak hanya menjalankan program rutin, tetapi juga melahirkan inovasi baru yang bisa direplikasi dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat," kata Kepala Pusat Strategis Kebijakan Digitalisasi dan Inovasi Daerah Kemendagri Akbar Ali di Makassar, Kamis (4/9).
Dari 108 inovasi yang diusulkan Pemkot Makassar, sebanyak 88 berhasil terverifikasi di tingkat pusat dan lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masuk kategori inovasi terbaik.
Adapun lima OPD yang tahun ini mendapat predikat terbaik dalam inovasi adalah Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Dukcapil, dan Dinas Pariwisata.
"Kami berharap ke depan tidak hanya lima OPD itu saja. OPD lain juga harus menumbuhkan semangat yang sama, sehingga variasi inovasi semakin beragam dan berdampak luas," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akbar menerangkan pencapaian inovasi Makassar ini akan menjadi bagian dari penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2025,sekaligus menunjukkan konsistensi Pemkot Makassar dalam mempertahankan tren positif sejak 2024.
"Inovasi ini bukan hanya soal penghargaan, tetapi bagaimana pemerintahan bisa berjalan lebih efektif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sesuai visi-misi kota," tuturnya.
Ia menambahkan Pemkot Makassar perlu memanfaatkan peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) untuk menilai sekaligus mendorong OPD agar lebih kreatif melahirkan program.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemendagri memiliki database lebih dari 100 ribu inovasi. Harapannya, inovasi-inovasi ini bisa diadopsi dan direplikasi di Makassar, sehingga tidak hanya berhenti pada lima OPD saja.
"Bapak Wali Kota bisa menjadikan inovasi sebagai salah satu alat ukur dalam menilai kinerja jajaran. Selain ada Inovasi Award, Kemendagri juga menyiapkan insentif daerah bagi pemerintah yang berhasil menjaga konsistensi," ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!