Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kembangkan Pertanian, Pemkab Kukar Perkuat Fondasi Transformasi Ekonomi 2025-2030

📅 Senin, 15 Des 2025, 09:08 WIB | Oleh:
Kembangkan Pertanian, Pemkab Kukar Perkuat Fondasi Transformasi Ekonomi 2025-2030 Doc: antara foto
Ket. Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Samarinda, Senin (15/12).

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, memperkuat fondasi transformasi ekonomi di periode 2025-2030 dengan mengembangkan pertanian dalam arti luas, pariwisata dan ekonomi kreatif, agar ke depan tidak tergantung pada industri ekstraktif.

"Untuk mendukung ini, telah ditetapkan visi kabupaten periode 2025-2030, yaitu Kutai Kartanegara Idaman Terbaik, dengan arah pembangunan 'Terwujudnya Fondasi Pusat Pangan, Pariwisata, Industri Hijau yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan'," ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Samarinda, Senin (15/12).

Dalam pengembangan pertanian, Pemkab Kukar mengarahkan pada berbagai kegiatan, antara lain modernisasi pertanian untuk mendongkrak produktivitas sekaligus untuk efisiensi dalam rangka mewujudkan lumbung pangan.

Teknologi pertanian tersebut antara lain penggunaan traktor, cuktivator, drone, sistem irigasi pintar, bioteknologi, dan platform digital, sehingga peralatan ini dapat membantu petani mengoptimalkan penggunaan lahan, air, dan pupuk, serta mempermudah pemasaran hasil panen, karena produk pertanian organik untuk membantu kesehatan konsumen.

Dari pola ini bahkan dalam beberapa tahun terakhir produksi padi di kabupaten tersebut kemudian menjadi yang tertinggi di Kaltim, seperti pada 2023, produksi padi Kukar tercatat 115,1 ribu ton gabah kering giling (GKG), kemudian pada 2024 naik menjadi 122,94 ribu GKG.

Sedangkan tahun 2025, berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik setempat, diperkirakan produksi padi Kukar naik menjadi 127,89 ribu ton GKG, atau terjadi kenaikan dari 2024 ke 2025 sebanyak 4,95 ribu ton GKG (naik 4,02 persen).

Bupati melanjutkan, sedangkan untuk mendukung visi pada periode 2025-2030, secara konseptual menyasar tiga kondisi utama yaitu Kukar yang maju, masyarakat sejahtera, dan pembangunan berkelanjutan.

"Periode 2025-2030 ini merupakan tahap penguatan fondasi transformasi ekonomi, sosial, dan tata kelola. Sedangkan untuk mencapai visi tersebut telah dirumuskan lima misi 'Terbaik'," katanya.

Sebelumnya, saat menyerahkan bantuan alsintan untuk sejumlah desa di Kecamatan Muara Kaman pada Rabu (10/12), bupati juga mengatakan bahwa lima misi Terbaik itu meliputi, Terbaik dalam mewujudkan pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar (kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial).

Kemudian Terbaik dalam mewujudkan pengembangan hilirisasi sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai fondasi ekonomi baru non-ekstraktif. Terbaik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan dan peningkatan profesionalisme sumber daya manusia aparatur sipil negara.

Terbaik dalam mewujudkan pengembangan pendidikan karakter dan pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal, dan Terbaik dalam mewujudkan pengembangan dasar pembangunan kewilayahan yang berkeadilan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.