Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KEK Singhasari Didorong Jadi Pusat Kreatif dan Digital Masa Depan

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
KEK Singhasari Didorong Jadi Pusat Kreatif dan Digital Masa Depan Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Jajaran Komisi VII DPR RI meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (15/7/2025).

MALANG – Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyebut pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur penting bagi Indonesia untuk menjawab tantangan perkembangan zaman.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo di Malang, Jawa Timur, Selasa (15/7), mengatakan KEK Singhasari memiliki peranan dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) potensial pada bidang teknologi digital.

"Dengan kemajuan teknologi, apakah dengan kecerdasan buatan (AI) maupun cyber security, presiden sangat menekankan pentingnya mempersiapkan generasi penerus di bidang science, technology, engineering, mathematics atau STEM," kata Rahayu.

Rahayu menyatakan apabila semakin banyak SDM yang berkompeten dalam bidang teknologi digital akan menjadi modal penting bagi pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kreatif.

Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari disebutnya menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.

"Sub sektor prioritas dari Kementerian Ekonomi Kreatif untuk 2026 termasuk animasi, film, musim, gim, dan seterusnya," ujarnya.

Apalagi, kata dia, di kawasan itu tidak hanya menyimpan potensi pada bidang ekonomi kreatif, melainkan juga pariwisata yang bisa dimaksimalkan.

"Ada satu catatan dari kami, KEK memang diberikan sebagai insentif untuk perkembangan ekonomi, artinya harus ada daya tarik bagi investor," katanya.

Oleh karenanya, Rahayu berharap pemerintah bisa merancang sebuah strategi jitu guna meningkatkan daya tawar KEK Singhasari di mata investor di tengah dinamika global.

"Ini bagian kami melakukan pengawasan, bagaimana impelementasinya karena sudah 4 tahun berdiri, jadi harus memberikan multiplier effect bagi berbagai pihak," tuturnya.

Menurut dia, pemerintah bisa memperkuat hubungan kerja sama dengan negara di kawasan Asia Tenggara maupun Asia.

"Itu mungkin yang harus kita lihat karena dengan tarif yang diterapkan oleh Amerika merembet ke sektor ekonomi kreatifnya, kita harus mencari jalan alternatif untuk mendukung perkembangan ekonomi kreatif," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.