Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Karawang Bakal Revitalisasi Ribuan Hektare Tambak Ikan

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Karawang Bakal Revitalisasi Ribuan Hektare Tambak Ikan Doc: AFP
Ket. Peternak ikan di Waduk Cirata. Melalui program revitalisasi tambak Pantura, Karawang ditetapkan sebagai salah satu daerah prioritas dalam pengembangan tambak ikan nila salin berkelanjutan.

KARAWANG - Dinas Perikanan Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyebutkan ribuan hektare areal tambak ikan menjadi sasaran dalam program revitalisasi tambak Pantura yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kabid Budidaya Dinas Perikanan Karawang, Nur Ridwan Solihin di Karawang, Minggu (27/7) menyampaikan melalui program revitalisasi tambak Pantura, Karawang ditetapkan sebagai salah satu daerah prioritas dalam pengembangan tambak ikan nila salin berkelanjutan.

Ia menyampaikan, pihaknya menyambut baik program tersebut sebagai upaya peningkatan produktivitas budidaya ikan dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Total tambak yang akan direvitalisasi mencapai 6.979,51 hektare yang berada di lima kecamatan sekitar Karawang. Di antaranya di Kecamatan Batujaya, Cibuaya, Cilamaya Wetan, Pakisjaya, dan Tirtajaya.

Menurut dia, revitalisasi tambak yang diprogramkan itu bukan hanya membangun infrastruktur tambak. Namun juga mendorong tumbuhnya industri hilir dan hulu perikanan seperti pembibitan, pengolahan, dan kemasan.

"Termasuk di dalamnya akan ada program rehabilitasi lingkungan pesisir untuk mengatasi masalah abrasi," katanya.

Dalam skema nasional, katanya, Karawang menjadi satu dari empat kabupaten yang ditetapkan untuk proyek ini bersama Bekasi, Subang, dan Indramayu dengan total luas gabungan mencapai 20.413 hektare tambak.

"Revitalisasi tambak ini akan berdampak besar pada peningkatan ekonomi lokal, penyerapan tenaga kerja, dan perbaikan ekosistem produksi ikan air payau di Karawang," katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Proyek ini akan dilaksanakan mulai akhir tahun 2025 (tahap persiapan), dengan pembangunan berlangsung dari Januari 2026 hingga Desember 2027. Beberapa tambak ditargetkan mulai operasi sejak Agustus 2026.

"Rencana program ini sudah disosialisasikan secara bertahap kepada masyarakat pesisir, dan mendapatkan respon yang baik," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.