Karantina Malut Pastikan Mutu dan Keamanan Tuna Loin untuk Ekspor
📅 Rabu, 10 Sep 2025, 11:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
TERNATE (10/9) – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Maluku Utara (Karantina Maluku Utara) melakukan sertifikasi dan memastikan mutu dan keamanan 13,4 ton tuna loin untuk tujuan ekspor ke Vietnam di Satuan Pelayanan Tobelo.
"Dari data sertifikasi Karantina Maluku Utara, tercatat bahwa sepanjang tahun 2024 volume ekspor tuna loin mencapai 543,9 ton dengan frekuensi 33 kali pengiriman, sedangkan pada Januari hingga Agustus tahun ini, ekspor sudah mencapai 674 ton dengan frekuensi ekspor 44 kali, dengan perkiraan nilai mencapai Rp78,1 miliar," kata Kepala Karantina Malut, Sugeng Prayogo di Ternate, Rabu.
Dia mengatakan petugas Karantina telah melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan kesehatan dan mutu serta pemeriksaan kelengkapan dokumen guna memastikan setiap komoditas perikanan dari Maluku Utara yang diekspor telah memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan pangan.
Menurut Sugeng, kecenderungan naiknya ekspor tuna loin asal Malut tersebut, karena adanya peningkatan permintaan pasar internasional seperti dari Vietnam dan Thailand.
Tuna loin dari perairan Maluku Utara, menurut dia, dikenal memiliki kualitas premium sehingga diminati negara-negara tujuan ekspor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal tersebut, menurut Sugeng, juga mencerminkan adanya kontribusi sektor perikanan daerah dalam memperkuat perekonomian nasional.
Ia menegaskan bahwa Karantina Maluku Utara senantiasa hadir memastikan setiap komoditas perikanan yang diekspor telah memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan pangan, sehingga produk yang dikirim dapat diterima di negara tujuan tanpa hambatan.
"Karantina melakukan tindakan karantina, yaitu meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan kesehatan serta mutu. Kami juga selalu bersinergi dengan instansi terkait lainnya," kata Sugeng.
Langkah strategis yang dilakukan Karantina Maluku Utara, menurut Sugeng, sesuai dengan arahan Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M Panggabean untuk mendorong pemerintah daerah dalam mengoptimalkan ekspor berbagai komoditas hewan, ikan dan tumbuhan agar memiliki daya saing tinggi dan diakui secara internasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!