Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kapolri: Sinergi Satgas Karhutla Buahkan Hasil, Riau Alami Penurunan Titik Api

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapolri: Sinergi Satgas Karhutla Buahkan Hasil, Riau Alami Penurunan Titik Api Doc: Antara Foto
Ket. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan usai meninjau ke titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau, Kamis (24/7/2025).

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa jumlah titik api di Riau mengalami penurunan lantaran telah dilakukan berbagai macam upaya oleh Satgas Karhutla dalam rangka penanggulangan.

Kapolri pada Kamis hari ini meninjau ke titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau. Pengecekan hotspot di beberapa titik tersebut dilakukan melalui udara atau naik helikopter.

"Tadi dilaporkan terjadi fluktuasi terkait dengan puncak karhutla yang sudah terjadi, di mana tanggal 20 Juli 2025 terjadi peningkatan hotspot 586 titik. Namun, karena langkah dari tim Satgas Karhutla titik hotspot turun menjadi 144 titik," kata Sigit dikutip dari keterangan diterima di Jakarta.

Ia mengapresiasi kepada seluruh pihak yang tergabung dalam Satgas Karhutla. Pasalnya, TNI, Polri, pemda, elemen masyarakat, relawan, dan perusahaan telah bekerja keras dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

"Bapak Gubernur saat ini sudah menetapkan tanggap darurat bencana selama 14 hari. Mulai tanggal 22 Juli sampai dengan 4 Agustus 2025 untuk dua kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu. Sementara, 10 kabupaten lainnya menetapkan status siaga. Tentunya ini bagian dari upaya agar penanganan karhutla betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik," ujar Sigit.

Di sisi lain, ia mengungkapkan Polda Riau juga telah menangkap 46 orang tersangka yang diduga sengaja maupun lalai sehingga menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.

"Pak Kapolda melaporkan bahwa ada kurang lebih 46 orang tersangka yang sudah diamankan yang diproses karena melakukan pembakaran apakah ini sengaja atau lalai sehingga kurang lebih ada 280 hektare lahan yang terbakar," ucapnya.

Lebih lanjut, Sigit menyatakan Satgas Karhutla bakal terus melakukan beberapa kegiatan konkret untuk menekan titik api, mulai dari operasi modifikasi cuaca (OMC) hingga water bombing.

Ia mengharapkan dalam beberapa hari ke depan hujan turun agar dapat meredam hotspot.

"Khususnya di titik yang memang menjadi fire spot sehingga ada wilayah yang memang bisa kita lakukan pemadaman dengan kegiatan satgas darat, yaitu melakukan buka kanal kemudian menggunakan alat-alat pemadam yang kemudian kita semprotkan di lahan gambut," ungkap Sigit.

Dari hasil pemantauannya itu, ia mencatat di wilayah Rokan Hulu terdapat titik api di area perbukitan sehingga hanya bisa dilakukan penanggulangan dengan upaya water bombing.

"Ini tadi juga sudah dilaporkan bahwa dalam kurun waktu beberapa hari ke depan akan ditambahkan heli untuk water bombing diharapkan ini juga segera membantu memadamkan," kata Sigit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

33 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.