Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kaltim Mesti Bersiaga untuk Menghadapi Bencana Hidrometeorologi:  Hujan Deras, Longsor dan Banjir

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 13:51 WIB | Oleh:
Kaltim Mesti Bersiaga untuk Menghadapi Bencana Hidrometeorologi:  Hujan Deras, Longsor dan Banjir Doc: ist
Ket. bencana banjir

SAMARINDA – Untuk warga Kalimantan Timur diharap waspada dan berhati-hati karena bakal terjadi bencana hidrometeorologi. Informasi ini dating dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim). Petugas BPBD mengingatkan pemerintah 10 kabupaten/kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah berupa banjir dan tanah longsor yang diprakirakan terjadi pada akhir tahun. Dari 10 kabupaten/kota tersebut antara lain Kabupaten Paser, Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Berau, dan Mahakam Ulu.

"Sesuai dengan perkiraan dari BMKG, pada akhir tahun ini adalah Desember sampai bulan Januari, Februari, dimungkinkan ada bencana banjir dan tanah longsor," kata Analis Kebijakan BPBD Kaltim Sugeng Priyanto di Samarinda, Selasa. Menurutnya, 10 kabupaten/kota di Kaltim seluruhnya memiliki potensi terdampak bencana banjir yang kerap kali diikuti dengan kejadian tanah longsor.

Oleh karena itu, lanjutnya, sinergi dan kolaborasi antara BPBD, Dinas Sosial, TNI, Tagana, hingga lembaga terkait lainnya, menjadi krusial untuk memaksimalkan peran serta fungsi masing-masing dalam penanggulangan bencana. Sugeng menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar tidak mengalami kepanikan saat menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan mitigasi sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat drainase dan memicu genangan air. "Bagi warga yang berada di daerah rawan, kewaspadaan tinggi harus diterapkan untuk menghindari risiko korban jiwa maupun kerugian harta benda," ucap Sugeng.

Secara jangka panjang pihaknya mendorong adanya gerakan penanaman kembali vegetasi pada lahan-lahan kosong sebagai upaya menjaga keseimbangan alam. Melihat tren yang ada, kata dia, potensi skala bencana yang akan terjadi diperkirakan berada pada tingkat sedang hingga tinggi di beberapa wilayah tertentu.

Ia juga mendorong pemerintah daerah (pemda) agar tidak ragu menetapkan status keadaan darurat bencana jika kondisi di lapangan memang berdampak signifikan dan meluas. Penetapan status tersebut, lanjut dia, mempermudah dan mempercepat mobilisasi bantuan serta dukungan dari tingkat provinsi maupun pusat kepada daerah terdampak. Dalam hal ini BPBD Kaltim juga mengajak peran aktif media massa untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi edukasi kesiapsiagaan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

22 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.