Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Asesmen Daerah yang Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Wilayah Ciamis

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 23:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Asesmen Daerah yang Terdampak Bencana Hidrometeorologi di Wilayah Ciamis Doc: Antara
Ket. Petugas mengecek kondisi bangunan rumah warga yang rusak bagian atapnya akibat bencana hidrometeorologi di Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (22/2/2026).

Ciamis - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menurunkan tim untuk melakukan asesmen daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi untuk persiapan penanganan lebih lanjut dalam menyelamatkan masyarakat dan kerusakan infrastruktur.

"BPBD Ciamis berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan asesmen dan drop logistik kedaruratan," kata Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani di Ciamis, Minggu.

Ia menuturkan, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Ciamis menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, pohon tumbang, tanah longsor, sambaran petir, dan cuaca ekstrem.

Ia menyebutkan, seperti kejadian pohon tumbang menimpa rumah di Kelurahan/Kecamatan Ciamis menyebabkan bagian atap rusak dan sudah langsung mendapatkan penanganan.

Selanjutnya, kata dia, dilakukan asesmen dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang yang membuat pohon tumbang menimpa rumah warga di Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican.

"Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dengan kondisi pohon kelapa yang sudah lapuk mengakibatkan pohon tumbang menimpa atap rumah bagian dapur," katanya.

Ia menyampaikan, bencana lainnya berupa banjir menggenangi rumah warga di Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, dan saat ini air sudah surut dan masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa.

Petugas di lapangan, kata dia, saat ini melakukan asesmen terkait petir yang menyambar kabel di sekitar bangunan SMPN 2 Pamarican menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik di sekolah tersebut.

"Hujan dengan intensitas tinggi disertai dengan petir sehingga petir menyambar kabel yang berada di SMPN 2 Pamarican, dan beberapa alat elektronik mengalami kerusakan," katanya.

Ia menyebutkan, BPBD Ciamis melakukan asesmen dampak bencana tanah longsor di Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti yang menyebabkan tanah pinggir jalan desa terdampak longsor sepanjang kurang lebih 20 meter, dan tinggi longsor kurang lebih 30 meter.

Bencana tersebut, kata dia, mengancam bahaya merusak dua rumah warga sekitar, dan jalan sementara ditutup untuk kendaraan roda empat karena kondisinya cukup berbahaya.

"Untuk sementara jalan ditutup untuk kendaraan roda empat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival

BMKG Deteksi 40 Titik Panas di Babel

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Deteksi 40 Titik Panas...
Megapolitan
Warga Bekasi Diingatkan unt...
Nasional
Kemenhub Ungkap 1,35 Juta K...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.