Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II Hanya 1,2 Km
📅 Rabu, 11 Mar 2026, 11:52 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Kabut asap dengan udara yang mengganggu tenggorokan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dengan jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II hanya sejauh 1,2 kilometer pada Rabu (11/3) pagi, berdasarkan pantauan BMKG.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Pekanbaru, Mari Frystine menyampaikan pada pagi hari udara terpantau kabur hingga cerah. Berdasarkan pengamatan BMKG, terjadi kekaburan udara lembab di wilayah Kota Pekanbaru.
"Sobat cuaca, potensi hujan yang sedikit pada hari ini akan menyebabkan lahan menjadi kering. Oleh sebab itu, kami menghimbau untuk sobat dapat membasahi lahan di pekarangan agar tidak berdebu, dan jangan melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar karena hal itu dapat memicu karhutla," katanya di Pekanbaru, Rabu.
BMKG juga mencatat total 121 titik panas (hotspot) di wilayah Pulau Sumatera berdasarkan pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB, Selasa (10/3). Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni mencapai 57 titik yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.
Titik panas di Riau paling banyak terpantau di Kabupaten Pelalawan dengan 15 titik, disusul Kabupaten Bengkalis sebanyak 11 titik. Selanjutnya, tujuh titik panas terdeteksi di Kabupaten Kampar, Indragiri Hulu (4), serta Kota Dumai (3), Kuantan Singingi (3), Siak (2), Inderagiri Hilir (1).
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara Manggala Agni Kementerian Kehutanan melaporkan adanya karhutla di Kabupaten Pelalawan dan tim sudah memasuki lokasi. Selain itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau juga melaporkan karhutla di Kabupaten Bengkalis.
Selain Riau, sejumlah provinsi lain di Sumatera juga terpantau memiliki titik panas, di antaranya Aceh sebanyak 19 titik, Jambi (14 ), Bangka Belitung (10), Sumatera Utara (8), Sumatera Selatan (6), Kepulauan Riau (5), serta masing-masing satu titik di Sumatera Barat dan Lampung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!