Kabupaten Nganjuk Targetkan Angka Stunting Turun 14 Persen Tahun 2024
📅 Sabtu, 28 Jan 2023, 10:26 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Antara
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mendorong segenap kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menekan angka gagal tumbuh pada anak atau stunting di Kabupaten Nganjuk. Hal tersebut penting, karena ini juga manjadi program dari pemerintah pusat untuk memerangi atau menurunkan angka stunting di masing-masing daerah.
Kepala Dinas Pengendalian Pendidikan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk menyebut target penurunan angka stunting pada tahun 2024 adalah sebesar 14 persen. Adapun target tersebut sesuai dengan rencana aksi nasional tentang percepatan penurunan angka stunting dari tahun 2021 sampai dengan 2024.
"Harapan kita penurunan angka stunting adalah sebesar 14 persen," terangnya.
Sementara itu, Samsul Huda selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Nganjuk menambahkan bahwa masalah stunting adalah masalah holistik yang menyangkut semua aspek kehidupan. Menurutnya, dibutuhkan kerjasama yang baik yakni saling komunikasi, koordinasi dan berkolaborasi dalam menangani masalah stunting.
"Oleh karena itu, permasalahan penangananya harus terintegrasi dengan seluruh OPD. Sehingga masalah stunting akan mudah dan cepat kita tanggulangi bersama," ujar Samsul.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan menyampaikan, penurunan angka stunting menjadi salah satu fokus yang akan ditangani Pemkab Nganjuk. Ini sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) saat Rakornas 2023.
"Ini merupakan salah satu quick respon kita terhadap kegiatan kemarin (rakornas 2023) di jalankan bapak presiden beserta seluruh jajaran kementerian dan kepala daerah seluruh Indonesia. Di mana dalam pengarahnya salah satu yang harus ditangani oleh pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi adalah stunting," kata Nur Solekan saat membuka dan memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Stunting di Ruang Rapat Sekda, dikutip dari laman resmi Pemkab Nganjuk, Rabu (25/1).
Dalam arahannya, Nur Solekan menambahkan bahwa penanggulangan stunting menjadi salah satu program prioritas Pemkab Nganjuk yang harus dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah di Kota Bayu. Menurutnya, penanggulangan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan dan Dinas PPKB, melainkan juga menjadi tanggung jawab kita semua sampai ke tingkat desa.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Maka harus ada upaya-upaya terobosan tidak hanya IT (informasi dan teknologi) tetapi yang lebih penting adalah bagaimana example yang dijalankan oleh pemerintah daerah dalam penangan stunting," ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!