Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Terbaru yang Menarik, Prosa.ai Hadirkan Produk Pengubah Teks Jadi Suara Berbahasa Indonesia

📅 Minggu, 07 Apr 2024, 07:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Terbaru yang Menarik, Prosa.ai Hadirkan Produk Pengubah Teks Jadi Suara Berbahasa Indonesia Doc: ANTARA/HO Prosa.ai
Ket. Halaman depan situs web prosa.ai.

Jakarta - Perusahaan pengembang produk berbasis kecerdasan buatandan pemrosesan bahasa alami Prosa.ai menghadirkan produkText-to- Speech(TTS), solusi berbasis awan yang dapat mengubah teks menjadi suara dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

"Prosa.ai juga meningkatkan inovasinya dengan menghadirkan karakter suara-suara lainnya, seperti suara Dimas (laki-laki) dengan gaya bicara formal, Dimas dengan gaya bicara ekspresif, dan Ocha (perempuan) dengan gaya bicara ramah," kataCo-FounderdanCEO Prosa.ai Teguh Eko Budiartosebagaimana dikutip dalam siaran pers perusahaan pada Sabtu (6/4).

"Penggunaan model suara DimasdanOcha ini lebih cocok pada pembacaan berita danvoice-over," ia menambahkan.

Prosa.ai menawarkan peningkatan signifikan produk TTS dibandingkan dengan versi tahun 2021. Dalam produk versi terbaru, Prosa.ai menyediakan 10 variasi suara baru, termasuk suara dalam bahasa Inggris.

Pembaruan produk juga mencakup fitur jeda dan suara khususyang memungkinkan pengguna menciptakan hingga 40 variasi suara berbeda dalam waktu singkat sertamengunduhnya dalam berbagai format audio yang mendukung penggunaan dalamplatformseperti video YouTube, danTikTok.

Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan oleh tim Prosa TTS, penggunaanaudiobookmenempati posisi pertama dengan persentase sebesar 24 persen dari total generasi audio.

Guna mengakomodasi kebutuhan penggunaan tersebut, Prosa menciptakan suara yang didesain khusus untukaudiobookberbahasa Indonesia yang karakternya dinamai Dini.

Karakter suara Dini dianggap sangat cocok untuk bercerita karena mempunyai gaya bicara lirih dan penuh penghayatan serta akurasi dan prosodi pengucapan lebih baik.

Prosa TTSdilengkapi dengan berbagai fitur-fitur untuk memudahkan pengguna sepertiSpeech Synthesizeruntuk memudahkan pengubahan teks tertulis menjadi ucapan sertaHuman-Sounding Voicesyang memungkinkan pengguna memilih karakter suara dan gaya bicara manusia secara alami.

Selain itu, ada fiturVoice Tuninguntuk menyesuaikan tinggi rendah nada serta mengatur kecepatan berbicara sertaFlexible Audio Fileyang dapat menghasilkan audio dalam berbagai format (WAV, MP3 dan OPUS) sehingga pengguna dapat memutar dan menyimpan audio tersebut.

"Fitur lain yang ingin dikembangkan yaitu fitur emosi dalam suara, serta kami ingin mengembangkanmarketplacebagivoice talentyang ingin menjadi bagian dari suara Prosa TTS dan mendapatkan hasil keuntungan darimarketplaceini, kata Teguh.

Selain TTS, Prosa.ai menyediakan produk lain untuk memenuhi kebutuhan perusahaan seperti pengubah pembicaraan menjadi teks.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.