Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jika Sering Mimisan, Tips dari IDI Barito Timur Ini Cocok untuk Anda

📅 Kamis, 12 Des 2024, 16:30 WIB | Oleh:
Jika Sering Mimisan, Tips dari IDI Barito Timur Ini Cocok untuk Anda Doc: iStockphoto

Mimisan, atau dikenal dalam istilah medis sebagai epistaksis, adalah kondisi ketika darah keluar dari hidung. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu maupun kedua lubang hidung, dengan durasi yang bervariasi, mulai dari beberapa detik hingga lebih dari 10 menit. Meski sering dianggap sepele, mimisan bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.

Mimisan dapat dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil di dalam rongga hidung. Faktor pemicunya pun beragam, mulai dari udara kering, trauma fisik pada hidung, alergi, hingga kondisi medis tertentu seperti hipertensi atau gangguan pembekuan darah.

Meski sering kali tidak berbahaya, mimisan yang terjadi berulang atau berlangsung lama perlu mendapatkan perhatian medis. 

IDI Kabupaten Barito Timur dengan alamat website idibaritotimur.org adalah cabang dari organisasi profesi kedokteran yang turut aktif dalam memberikan pengobatan terhadap orang-orang yang terkena mimisan.

Apa saja penyebab terjadinya mimisan?

IDI Kabupaten Barito Timur menjelaskan mimisan, atau epistaksis, adalah kondisi di mana darah mengalir dari hidung akibat pecahnya pembuluh darah di dalamnya. Penyebab terjadinya mimisan dapat bervariasi, dan berikut adalah beberapa penyebab umum yang sering ditemukan meliputi:

1. Kelembapan udara yang rendah

Faktor utama terjadinya mimisan adalah akibat udara di sekitar yang kering. Udara dengan kelembaban rendah, terutama pada musim dingin atau saat menggunakan pemanas ruangan, dapat mengeringkan selaput lendir hidung dan menyebabkan iritasi, sehingga meningkatkan risiko mimisan.

2. Demam tinggi 

Musim hujan dan cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan demam. Suhu tubuh yang meningkat selama demam dapat membuat pembuluh darah di hidung melebar dan lebih mudah pecah.

3. Cedera pada hidung

Faktor lainnya penyebab terjadinya mimisan adalah cedera pada hidung. Benturan pada hidung akibat kecelakaan, olahraga, atau pukulan dapat menyebabkan pembuluh darah pecah dan mengakibatkan perdarahan.

4. Hipertensi atau tekanan darah tinggi

Faktor terakhir terjadinya mimisan adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi rapuh dan mudah pecah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

37 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.