Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jet Tempur Rusia Nyaris Tabrak Pesawat Patroli Polandia

📅 Senin, 08 Mei 2023, 08:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jet Tempur Rusia Nyaris Tabrak Pesawat Patroli Polandia Doc: ANTARA/REUTERS/Ilya Naymushin
Ket. Sukhoi Su-35 jet tempur dari tim aerobatic "Sokoly Rossii" (Elang Rusia) terbang dalam formasi selama latihan untuk pertunjukan udara di Krasnoyarsk, Rusia, pada 1 Agustus 2019.

WARSAWA - Sebuah pesawat penjaga perbatasan Polandia nyaris bertabrakan dengan sebuah jet tempur Rusia pada Jumat (5/5), menurut otoritas Romania dan Polandia.

Saat insiden terjadi, pesawat Polandia itu sedang berpatroli untuk Frontex- badan perbatasan Uni Eropa-di atas Laut Hitam di dekat Romania.

Jet Su-35 milik Rusia itu melakukan "manuver yang agresif dan berbahaya" saat mendekati pesawat Polandia itu tanpa menjaga jarak aman.

Akibatnya, pilot pesawat perbatasan tersebut mengalami turbulensi, kehilangan ketinggian, dan sempat kehilangan kendali, kata juru bicara penjaga perbatasan Anna Michalska di Twitter.

"Jet Rusia itu melesat persis di depan hidung pesawat Polandia, menempuh lintasannya pada jarak berbahaya, yang diperkirakan oleh awak sekitar lima meter," kata dia.

Setelah tiga kali mendekat, jet Rusia tersebut pergi, kata Michalska, menambahkan.

Insiden itu terjadi di wilayah udara internasional.

Kementerian Pertahanan Romania mengatakan lewat rilis pers bahwa perilaku jet Rusia itu benar-benar tak dapat diterima.

"Insiden ini menjadi bukti baru dari pendekatan Federasi Rusia yang provokatif di Laut Hitam," kata kementerian itu.

Dua jet tempur milik Angkatan Udara Romania dan dua dari AU Spanyol dalam misi Polisi Udara disiagakan oleh Pusat Operasi Udara Gabungan NATO di Torrejon, Spanyol.

Meskipun empat pesawat itu siap melakukan intervensi kapan saja, intervensi mereka terbukti tidak diperlukan, kata Kemhan Romania.

Juru bicara pemerintah Polandia Piotr Muller mengatakan insiden tersebut tampak seperti provokasi yang direncanakan oleh Rusia.

Dia menyebut awak pesawat Polandia itu telah bertindak secara bertanggung jawab dan beruntung tidak terjadi apa-apa.

"Kita bisa melihat bahwa Rusia berusaha menarik perhatian internasional dengan provokasi seperti itu," kata Muller kepada TV swasta Polsat News, Minggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.