Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Lebaran, Mitigasi Cuaca Ekstrem dan Infrastruktur Harus Siap

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Lebaran, Mitigasi Cuaca Ekstrem dan Infrastruktur Harus Siap Doc: DPR
Ket. Anggota Komisi XII DPR RI, Jalal Abdul Nasir, saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke TBBM Panjang Pertamina (Persero) dan PLN UID Lampung, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (12/3/2025).

JAKARTA - DPR RI menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur dan mitigasi bencana dalam menghadapi cuaca ekstrem yang kini semakin sering terjadi.

Anggota Komisi XII Jalal Abdul Nasir menekankan, kondisi cuaca yang tidak menentu seperti banjir dan longsor membutuhkan perhatian serius dari seluruh stakeholder terkait, terutama soal prediksi dan penanganan teknis di lapangan.

Pernyataan ini disampaikannya dalam agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke TBBM Panjang Pertamina (Persero) dan PLN UID Lampung, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (12/3), seperti disiarkan di laman resmi DPR RI.

Jalal juga menekankan pentingnya peran komunikasi dalam penanggulangan bencana, khususnya dalam memberikan informasi yang akurat dan cepat kepada masyarakat terdampak.

Selama kunjungan berlangsung, ia menyoroti perlunya peningkatan teknologi prediksi cuaca dan kesiapan mitigasi bencana, terutama dalam menghadapi kemungkinan longsor dan fenomena cuaca ekstrem lainnya.

"Karena ini kan cuaca ekstrem, kita harus lebih memperhatikan prediksi dan mitigasi. Jepang misalnya, memiliki sistem yang lebih canggih dalam menghadapi bencana. Kita perlu mencontoh langkah-langkah mereka agar lebih siap," imbuhnya.

Jalal juga menekankan bahwa sertifikasi dan standar keamanan infrastruktur harus terus ditingkatkan untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat.

Selain aspek mitigasi, Jalal juga menyinggung pentingnya kesiapan infrastruktur listrik dan transportasi dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Ia menyebutkan bahwa jaringan listrik yang stabil sangat krusial, terutama bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

"Kita harus lebih sabar dalam menghadapi tantangan listrik ini. Infrastruktur energi harus diperkuat agar bisa tetap beroperasi dengan baik meskipun dalam kondisi ekstrem," tandas Jamal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.