Jakarta Sambut Imlek Nasional 2026 Lewat Tagar #ImlekdiJakarta
📅 Selasa, 03 Feb 2026, 14:22 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah agenda pendukung yang dikemas dalam tagar #ImlekdiJakarta mulai 13 Februari 2026 sebagai bagian dari pemanasan menuju perayaan puncak Imlek Nasional 2026.
“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan di Jakarta tetap sejalan dengan agenda nasional," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Atika Nur Rahmania dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Dia menyampaikan sebagai tuan rumah, Jakarta diharapkan dapat menghadirkan berbagai atraksi yang membuat perayaan Imlek Nasional semakin bergema.
Dari sisi publikasi, sambung dia, Pemprov DKI memberikan dukungan melalui berbagai media luar ruang, termasuk penayangan materi pada layar LED di sejumlah titik strategis di Jakarta. Lokasi publikasi tersebut juga diperluas dan diperbarui secara berkala. “Publikasi tidak hanya menampilkan logo, tetapi juga materi yang membangun awareness terhadap penyelenggaraan Imlek Nasional 2026. Ke depan, kami masih menunggu arahan lebih lanjut terkait pemanfaatan branding dan turunannya agar publikasi dapat lebih optimal,” ujar Atika.
Sebelumnya, pada Senin (2/2), Pemprov DKI Jakarta menggelar rapat lanjutan bersama Panitia Nasional Imlek 2026 dan Staf Khusus Bidang Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif Jago Anggara di Balai Kota DKI Jakarta guna mematangkan persiapan Perayaan Imlek Nasional 2026.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan tingkat pimpinan yang sebelumnya telah digelar bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dalam rapat tersebut, Atika juga meminta Panitia Nasional Imlek 2026 agar memaparkan secara lebih rinci konsep dan rangkaian utama acara Harmoni Imlek Nusantara, termasuk hal-hal yang perlu menjadi perhatian bersama, baik dari sisi penyelenggaraan, publikasi, maupun dukungan lintas sektor.
Rapat tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, sehingga Perayaan Imlek Nasional 2026 dapat berlangsung sukses serta memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di ibu kota.
Pedagang parsel Cikini mulai kebanjiran pesanan jelang Imlek
Permintaan parsel atau bingkisan hadiah menjelang perayaan Tahun Baru Imlek tercatat mulai meningkat di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Sejumlah pedagang di kawasan yang dikenal sebagai sentra parsel di ibu kota itu mengaku mulai mendapat banyak pesanan, terutama untuk parsel pecah belah serta kotak parsel kosong yang dapat diisi sesuai kebutuhan pembeli.
Salah satu pedagang, Tini (40), mengatakan bahwa saat ini banyak permintaan pesanan untuk hari raya Imlek dan Lebaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sekarang banyak yang pesan buat Lebaran dan Imlek," ujar Tini saat ditemui di lapaknya, Senin.
Tini menambahkan, sebagian besar pelanggan kini lebih memilih membeli kotak parsel tanpa isi, yang nantinya akan diisi sendiri.
"Biasanya pelanggan cuma beli kotaknya aja. Isinya tergantung mereka. Harganya juga beda-beda, tergantung ukuran besar atau kecil," katanya.
Bingkisan barang pecah belah untuk Imlek dibanderol mulai dari Rp300 ribu atau Rp500 ribu. Biasanya bingkisan tersebut berisi set cangkir yang terdiri atas enam piring dan enam gelas.
Senada, pedagang lainnya, Indah (35), menyediakan parsel berisi perlengkapan rumah tangga yang isinya bisa disesuaikan dengan keinginan pembeli.
"Kalau satu paket biasanya ada piring dan gelas keramik. Jumlah diisinya bervariasi tergantung pesanan pembeli," ujarnya.
Sementara itu, pedagang lainnya, Liya (32), mengatakan pembeli juga banyak yang hanya membeli wadah parsel atau dekorasinya saja.
"Kalau untuk kue-kue, kita cuma jual boksnya. Isinya pembeli yang atur sendiri. Kalau pecah belah itu sudah kita dekor seperti ini, tinggal pilih," ujar Liya sambil menunjuk salah satu barang dagangannya.
Ia menjelaskan harga kotak parsel kosong bervariasi, mulai dari Rp35 ribu untuk ukuran kecil hingga ratusan ribu rupiah untuk model lebih besar dan eksklusif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!