Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Mesti Perkuat Investasi

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Jakarta Mesti Perkuat Investasi Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta.

JAKARTA – Untuk menghadapi dan mengantisipasi gejolak global, Pemprov Jakarta diingatkan untuk memperkuat investasi. “Ini harus ditempuh lewat kebijakan-kebijakan strategis,” jelas Ketua Kadin Jakarta, Diana Dewi, Selasa.

Langkah-langkah ini untuk mengantisipasi dampak gejolak global terhadap perekonomian, termasuk potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Pemerintah bisa melibatkan Kadin Jakarta sebagai mitra utama dalam pembuatan kebijakan ekonomi yang pro-bisnis.

Selain itu, Pemprov perlu melakukan stabilitas ekonomi melalui penguatan kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga pokok untuk menekan inflasi. “Tak kalah penting adalah pengamanan pangan dengan mengembangkan inisiatif dan teknologi untuk memastikan kualitas pasokan pangan, termasuk pengawasan program makan bergizi gratis,” katanya.

Upaya lain yang bisa dilakukan Pemprov, kolaborasi strategis untuk mempercepat dekarbonisasi melalui penggunaan kendaraan listrik, penguatan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka sebagai motor ekonomi, serta peningkatan kemitraan dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama pengendalian inflasi harga bahan pokok.

Sementara itu, realisasi investasi di Jakarta mencapai 270 triliun. Ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi dan stabilitas iklim usaha ibu kota. Pemerintah Provinsi Jakarta telah berkomitmen menyederhanakan perizinan serta memberikan insentif fiskal untuk mendorong investasi dan mempermudah kegiatan usaha.

Belum lama ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) menjajaki kerja sama investasi di sektor infrastruktur hijau dan lingkungan bersama delegasi All-China Environment Federation (ACEF). Tujuannya mendorong transformasi pembangunan ekonomi, keberlanjutan lingkungan dan ketahanan kota di tengah tantangan global.

Pemerintah mengakui tidak bisa berjalan sendiri. Maka, mengundang para investor untuk bersama-sama mengembangkan solusi di sektor lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Tiongkok berinvestasi mencapai 7,5 miliar dollar AS secara nasional tahun lalu di mana 483 juta dollar AS di antaranya ditanam di Jakarta.

Pemprov menilai angka tersebut masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan, terutama pada sektor lingkungan, infrastruktur, dan pengembangan kota hijau.

Stimulus

Selain itu, Diana Dewi juga minta Pemprov memberikan stimulus kepada industri yang terdampak gejolak global untuk mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. “Pemprov diharapkan dapat memberikan stimulus untuk industri yang terdampak gejolak global guna mencegah PHK massal,” tutur Diana.

Menurutnya, di saat kondisi perekonomian yang sedang tidak baik-baik saja, PHK menjadi ancaman yang membayangi. Di sinilah, perlu kolaborasi, baik pengusaha dengan pekerja maupun bersama pemerintah, sehingga tidak perlu ada pemaksaan kehendak berlebihan. Diana mengakui keputusan menerapkan PHK menjadi tidak terhindarkan apabila pengusaha sudah merasa tidak bisa lagi melanjutkan usahanya. Kendati pilihan tersebut sangat berat bagi pengusaha.

Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 8.389 tenaga kerja terkena PHK sepanjang Januari hingga Maret 2026. Dari jumlah tersebut, tenaga kerja yang di-PHK khusus di wilayah Jakarta mencapai 378 orang.

“Kadin Jakarta tentu prihatin dengan terjadinya arus PHK pada triwulan I-2026 ini. Namun, hal tersebut menjadi tidak terhindari bilamana pengusaha sudah merasa tidak bisa lagi melanjutkan usahanya. Pilihan tersebut tentu sangat berat bagi pengusaha,” ujar Diana.

Menurut Diana, meningkatkan biaya produksi menjadi salah satu sebab, selain alasan menurunnya permintaan. Sebab lainnya mahalnya bahan baku, energi, logistik, serta beban upah. Hal tersebut terjadi pada sektor industri tekstil, di mana kenaikan bahan baku di awal 2026 menjadi ancaman terjadinya PHK massal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

51 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.