Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaga Lahan Terbuka, Dedi Mulyadi Usulkan Hunian Vertikal di Jabar

📅 Sabtu, 20 Des 2025, 11:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Lahan Terbuka, Dedi Mulyadi Usulkan Hunian Vertikal di Jabar Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Sate Bandung.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan hunian vertikal perlu dikembangkan dalam pembangunan perumahan di beberapa daerah Jabar, ketimbang rumah tapak, sebagai solusi masalah keterbatasan lahan, sekaligus menjaga lahan terbuka.

"Bukan hanya di Bandung, pembangunan rumah vertikal juga perlu dilakukan di Bogor, Kota Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, semua daerah yang tanahnya habis," kata Dedi dalam keterangan di Bandung, Jumat.

Dedi mengungkapkan apabila pengembang terus membangun rumah tapak maka lahan akan habis. Termasuk lahan berupa sawah, rawa, bukit dan daerah aliran sungai yang akhirnya bisa memicu bencana lebih besar.

Untuk mencegah bencana, Dedi yang akrab disapa KDM pun telah mengeluarkan surat edaran terkait penghentian sementara atau moratorium penerbitan izin perumahan di Jabar.

Menurut dia, kebijakan tersebut perlu diambil sebagai langkah cepat antisipasi bencana sambil menata dan mengevaluasi tata ruang di Jawa Barat.

"Untuk melakukan perubahan tata ruang perlu Perda di mana pembuatannya tentu memerlukan waktu lama, minimal setahun. Tetapi banjir kan tidak melihat waktunya kapan. Maka saya ambil langkah setop dulu (pembangunan rumah), jeda sebentar," ujarnya.

Terkait dengan moratorium tersebut, Dedi mengatakan akan berdiskusi dengan Menteri PKP karena juga terkait dengan target pengadaan rumah bersubsidi.

Sementara terkait dengan tata ruang di Jabar, Dedi telah berdiskusi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional.

Berbagai diskusi tersebut dilakukan, kata Dedi, karena dalam pembangunan perumahan di Jawa Barat harus tetap memperhatikan harmoni dengan alam, dan tidak semua lahan dihabiskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.