Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Intip Keseruan Reog Baloon Carnival 2026 yang Bikin Ribuan Warga Ponorogo Terpukau

📅 Senin, 30 Mar 2026, 07:10 WIB | Oleh:
Intip Keseruan Reog Baloon Carnival 2026 yang Bikin Ribuan Warga Ponorogo Terpukau Doc: Antara/HO - Prastyo
Ket. Puluhan balon udara diterbangkan saat Reyog Balon Carnival 2026 di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (29/3).

PONOROGO - Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo sukses mengubah tradisi berisiko menjadi daya tarik wisata melalui gelaran Reog Baloon Carnival (RBC) 2026 di Kecamatan Jenangan, Minggu (29/3).

Diikuti oleh 44 peserta, festival ini menjadi wadah edukatif bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi menerbangkan balon udara dengan sistem tambat yang aman dan terkontrol. 

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi preventif guna menekan praktik penerbangan balon liar yang kerap membahayakan pemukiman hingga jaringan listrik, sekaligus memproyeksikan acara ini sebagai agenda wisata tahunan berskala nasional.

“Festival ini kami gelar untuk mewadahi hobi masyarakat menerbangkan balon udara secara aman dan terkontrol,” katanya.

Ia menjelaskan seluruh balon dalam festival diterbangkan dengan sistem ditambatkan menggunakan tali sehingga dapat dikendalikan dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Selain aspek keselamatan, panitia juga menilai balon berdasarkan kreativitas desain dan keunikan bentuk yang ditampilkan peserta.

“Balon tidak dilepas bebas, tetapi diikat sehingga aman. Ini berbeda dengan balon ilegal yang berisiko jatuh di permukiman atau jaringan listrik,” ujarnya.

AKBP Andin menambahkan kegiatan ini diikuti 44 peserta dari berbagai wilayah di Ponorogo dan diharapkan dapat berkembang menjadi agenda tahunan berskala lebih luas.

“Ke depan akan kami tingkatkan menjadi event lokal hingga nasional,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Ponorogo Lisdyarita mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilai mampu mengubah tradisi balon udara menjadi kegiatan positif dan bernilai wisata.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga berpotensi menekan peredaran balon udara liar.

“Kegiatan ini akan kami agendakan setiap tahun sebagai upaya menekan balon udara liar sekaligus menjadi daya tarik wisata,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.