Instruksi Tegas Prabowo ke BRIN: Optimalkan 8.000 Peneliti dan Fokus 3 Sektor Kunci!
📅 Senin, 24 Nov 2025, 21:42 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Instagram/@sekretariat_kabinet
JAKARTA - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan dua arahan kepada Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria dan Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
"Kepada kedua pejabat yang baru dilantik pada 10 November lalu, Presiden Prabowo menyampaikan dua hal," kata Teddy sebagaimana unggahan dalam akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin.
Seskab Teddy, saat dikonfirmasi ANTARA, menjelaskan arahan pertama Presiden Prabowo berkaitan dengan pemanfaatan periset yang berada di bawah BRIN.
Saat ini terdapat sekitar 8.000 periset, dan Kepala Negara meminta agar kemampuan para peneliti tersebut digunakan secara optimal.
Adapun arahan kedua berkaitan dengan pemaksimalan inovasi dan riset untuk mendukung program prioritas nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seskab Teddy menjelaskan prioritas tersebut meliputi bidang teknologi, energi, dan pangan. Dalam bidang teknologi, arahan Presiden Prabowo meliputi pengembangan satelit, pesawat amfibi, drone, serta teknologi sanitasi dan filter air.
Pada sektor energi, fokus diarahkan pada riset baterai, bahan bakar hijau, dan teknologi pengolahan sampah plastik. Sementara untuk pangan, Presiden menekankan pentingnya riset pengembangan varietas unggul padi dan jagung.
"Pangan, terutama pengembangan varietas unggul padi dan jagung," kata Seskab Teddy.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain Seskab Teddy, dalam pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat, yaitu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Diketahui, Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas perdana bersama Kepala BRIN, Senin, untuk membahas peran BRIN Daerah serta memperkuat kolaborasi riset dan inovasi, termasuk dengan Danantara.
Arif Satria, saat tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, sekitar pukul 14.00 WIB, mengatakan rapat kali ini merupakan yang perdana sejak dirinya dilantik sebagai Kepala BRIN per Senin (10/11).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!