Ingin Sehat di Masa Tua? Ikuti Tips Menua dengan Baik dan Menunda Penyakit Kronis Menurut Pakar
📅 Minggu, 18 Mei 2025, 13:40 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Tricare
JAKARTA - Faktor genetik tidak selalu menentukan apakah seseorang menua dengan sehat atau tidak. Kita semua bisa melakukan yang lebih baik untuk menunda penyakit
Dr. Eric Topol, seorang ahli jantung dan ilmuwan molekuler terkemuka yang telah menerbitkan 1.300 artikel penelitian, telah menulis banyak buku. Buku terbarunya, “Super Agers: An Evidence-Based Approach To Longevity”, membahas ilmu penuaan yang berkembang pesat.
Dalam buku tersebut, ia menulis bahwa alat seperti tes usia biologis dan prediksi risiko Kesehatan yang semakin canggih pada akhirnya dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana kita menua.
Meskipun kita semua lebih mungkin terkena penyakit seperti Alzheimer, kanker, dan diabetes seiring bertambahnya usia, penyakit-penyakit ini dapat berkembang selama beberapa dekade – yang memberi kita "landasan pacu yang panjang" untuk mencoba melawannya, kata Dr. Topol.
Berikut lima strategi yang ia rekomendasikan untuk menua dengan lebih sehat, disadur dari New York Times.
Sebaiknya Anda baca juga:
1. Latihan Kekuatan
Orang yang berolahraga secara teratur hidup lebih lama daripada mereka yang tidak: Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik mengurangi risiko kanker, depresi, diabetes, dan kematian secara keseluruhan.
Latihan kekuatan khususnya dapat menurunkan risiko secara signifikan. Satu jam latihan ketahanan seminggu menurunkan risiko kematian subjek hingga 25 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Latihan kekuatan juga dikaitkan dengan tidur yang lebih baik, kepadatan tulang yang lebih tinggi, dan Kesehatan mental yang lebih baik, dibandingkan dengan tidak berolahraga. Meski tidak ada ambang batas ajaib tentang seberapa kuat Anda seharusnya untuk menunda kemunduran, semakin kuat Anda, semakin baik, kata Dr. Topol.
2. Jadwalkan Tidur Anda
Penelitian menunjukkan bahwa tidur yang cukup dapat mengurangi risiko kanker, stroke, dan banyak penyakit lainnya.
Berkomitmen pada jadwal tidur yang konsisten juga penting. Satu analisis menemukan bahwa jadwal tidur yang tidak teratur meningkatkan risiko kematian karena berbagai sebab.
Tidur nyenyak sangat penting untuk penuaan yang lebih baik, kata Dr. Topol. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur nyenyak setiap malam berisiko berisiko lebih tinggi terkena demensia, misalnya.
Sebagian besar obat tidur tidak membuat Anda tidur nyenyak dan memulihkan, Dr. Topol memperingatkan. Perubahan gaya hidup jauh lebih mungkin meningkatkan durasi dan kualitas tidur Anda, katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!