Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Industri Elektronik Lokal Minta Beri Kesempatan Seluasnya untuk Produk Lokal

📅 Jumat, 01 Des 2023, 18:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Industri Elektronik Lokal Minta Beri Kesempatan Seluasnya untuk Produk Lokal Doc: Istimewa.
Ket. Aktivitas karyawan PT Supertone (SPC) di pabrik SPC di Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (1/12).

TANGERANG - Industri elektronik lokal meminta pemerintah memberi ruang kepada industri lokal untuk mengisi pasar dalam negeri agar lebih bertumbuh dan berkembang lagi. Pasalnya, pasar yang dikuasai produk elektronik lokal masih sedikit.

Demikian ditegaskan Direktur Operasional PT Supertone (SPC) Tri Isyanta di hadapan media dalam kunjungan ke pabrik SPC di Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (1/12/).

"Harapan kami ke pemerintah ialah beri kesempatan dan volume lebih banyak untuk produk dalam negeri dengan merek lokal sehingga mereka bisa menambah investasi," ungkap Tri.

"Sebab, jika pasar yang luas ini lebih banyak diberikan kepada industri luar maka untungnya akan balik ke negaranya," imbuhnya.

Dia memaparkan perusahaan nasional tersebut (SPC) sudah beroperasi selama 35 tahun dengan total 300-an tenaga kerja. Mereka sangat bersyukur dengan adanya program pemerintah terkait kewajiban penggunaan produk dalam negeri. Itu memberi ransangan kepada industri tersebut untuk terus tumbuh

Industri elektronik ini merupakan industri padat modal. Pabrik SPC sendiri memproduksi berbagai produk elektronik seperti TV, notebook, CCTV, chromebook, dan lainnya.

Perusahaan ini fokus memasarkan produk mereka untuk kantor-kantor pemerintah yang mensyaratkan pemenuhan angka Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Tri sendiri menyebut pemenuhan TKDN untuk 80% produk SPC sudah mencapai 30%.

Tri mendorong penggunaan produk elektronik dalam negeri, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Mengingat, produk elektronik dalam negeri baru menguasai 2% pasar dalam negeri, sementara 98% sisanya dikuasai merek asing.

"Kalau produk dalam negeri merek lokal, uangnya, pajak, semua nggak ke mana-mana. Tapi kalau merk luar negeri walau betul dibuat di dalam negeri keuntungannya ke mana? Balik ke negara mereka,"ucapnya

Adapun SPC beber Tri fokus pada pasar kantor-kantor pemerintah yang mensyaratkan pemenuhan angka Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Tri mencatat bahwa pemenuhan TKDN untuk 80% produk SPC sudah mencapai 30%. Dalam rangka meningkatkan daya saing produk elektronik dalam negeri, Tri mendorong penggunaan produk lokal oleh pemerintah dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.