Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Tegaskan Asean Bersatu Selesaikan Krisis Myanmar

📅 Sabtu, 04 Feb 2023, 22:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Tegaskan Asean Bersatu Selesaikan Krisis Myanmar Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

Jakarta - Indonesia menegaskan posisi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) yang bersatu untuk mengimplementasikan Konsensus Lima Poin dalam mengatasi krisis politik di Myanmar.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam konferensi pers usai pertemuan menteri-menteri luar negeri Asean pada Asean Foreign Ministers Retreat (AMM), di Jakarta, Sabtu.

"Terkait isu Myanmar, menteri-menteri luar negeri Asean menegaskan kembali pendekatan bersama dalam implementasi Konsensus Lima Poin," kata Retno.

Pernyataan itu seakan menjawab keraguan soal kapabilitas dan kredibilitas Asean dalam menjawab tantangan di kawasan.

Sejumlah laporan media bahkan menyebut Asean tidak satu suara karena negara anggotanya memiliki pandangan berbeda dalam merespons isu Myanmar. Thailand, misalnya, yang memilih untuk terlibat dengan Myanmar melalui inisiatif seperti forum tidak resmi pada Desember lalu sebelum forum tersebut diboikot oleh setengah anggota Asean.

Namun Retno menegaskan bahwa Asean memiliki pendekatan dan sikap bersama dalam menangani situasi di Myanmar.

"Indonesia telah mengajukan dan merundingkan implementasi Konsensus Lima Poin. Rencana ini telah mendapat dukungan luas dari seluruh anggota," kata Retno.

"Ini menunjukkan kesatuan yang kuat dari anggota Asean untuk mengimplementasikan Konsensus Lima Poin."

Konsensus Lima Poin adalah keputusan para pemimpin Asean setelah pertemuan khusus, yang juga dihadiri oleh pemimpin junta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing, untuk membantu negara itu mengatasi krisis politiknya.

Konsensus itu menyerukan penghentian kekerasan di Myanmar, menunjuk utusan khusus Asean untuk memfasilitasi mediasi dan dialog, mengizinkan Asean untuk memberikan bantuan kemanusiaan, serta mengizinkan utusan khusus Asean untuk bertemu dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar.

Staf Khusus Menlu untuk Diplomasi Kawasan Ngurah Swajaya menjelaskan bahwa Indonesia juga telah membentuk kantor utusan khusus yang memungkinkan para menteri luar negeri Asean melakukan koordinasi internal guna mencapai solusi hingga menciptakan dialog nasional bersama semua pihak di Myanmar.

"Mereka (anggota Asean) menyerahkan sepenuhnya ke Indonesia sebagai ketua Asean, dan Indonesia akan melaporkan perkembangan terkini kepada negara-negara Asean tentang perkembangan yang akan dan sudah dilakukan," katanya.

"Pada intinya Asean bersatu. Ini proses yang belum bisa kami bagikan ke publik tapi mudah-mudahan bisa memberikan indikasi positif dalam waktu yang tidak terlalu lama," kata Retnomenambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.