Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Paparkan Upaya Pemenuhan Hak Anak ke Komite PBB

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 13:31 WIB | Oleh:
Indonesia Paparkan Upaya Pemenuhan Hak Anak ke Komite PBB Doc: Kemlu RI
Ket. Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Duta Besar Achsanul Habib, Kuasa Usaha Ad Interim Perutusan Tetap RI (PTRI) Jenewa, berdiskusi dalam Dialog Konstruktif dengan Komite Hak Anak PBB di Jenewa, Swiss, pada 14-15 Mei 2025.

JAKARTA - Indonesia telah menyampaikan kemajuan dan tantangan yang dihadapi dalam memenuhi hak anak kepada Komite Hak Anak PBB.

Hal itu disampaikan pemerintah RI dalam Dialog Konstruktif dengan Komite Hak Anak PBB yang digelar di Jenewa, Swiss, pada 14-15 Mei, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri pada Sabtu.

Duta Besar Achsanul Habib, Kuasa Usaha Ad Interim Perutusan Tetap RI (PTRI) di Jenewa, menekankan bahwa partisipasi Indonesia dalam dialog ini mencerminkan komitmen untuk menjalankan Konvensi Hak Anak guna memastikan perlindungan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Pertemuan di Jenewa itu merupakan bagian dari proses peninjauan rutin yang dilakukan oleh Komite Hak Anak PBB terhadap negara-negara yang telah meratifikasi Konvensi Hak Anak.

Dialog tersebut adalah kelanjutan dari rangkaian laporan periodik kelima dan keenam dari Indonesia, yang prosesnya sudah dimulai sejak Januari 2021.

Dalam dialog tersebut, Komite Hak Anak PBB menggali lebih dalam berbagai perkembangan terkini terkait isu anak di Indonesia.

Beberapa topik utama yang dibahas adalah partisipasi anak dalam perumusan kebijakan, prioritas kebijakan anak dalam Asta Cita, program Makan Bergizi Gratis, upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak, akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, serta hak-hak anak dari masyarakat adat.

Dibahas pula kemajuan dan tantangan dalam hal perencanaan, pendanaan, implementasi kebijakan, serta pengumpulan data statistik terkait anak.

"Indonesia juga akan memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait demi menciptakan lingkungan yang lebih baik dan aman bagi jutaan anak Indonesia," tegas Achsanul.

Menurut dia, Komite Hak Anak PBB menghargai komitmen dan upaya Indonesia dalam 10 tahun terakhir, khususnya legislasi dan pencatatan kelahiran. Komite juga menyoroti tantangan dan upaya perbaikan untuk memajukan hak anak di Indonesia.

Komite yang beranggotakan 18 pakar independen itu bertugas mengawasi pelaksanaan Konvensi Hak Anak.

Indonesia telah meratifikasi Konvensi Hak Anak melalui Peraturan Presiden Nomor 36 tahun 1990 dan melaksanakan Dialog Konstruktif dengan Komite Hak Anak pada 1993, 2004, dan 2014.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.