Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia akan Ratifikasi Perjanjian LTS dengan Vietnam

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 02:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Indonesia akan Ratifikasi Perjanjian LTS dengan Vietnam Doc: AFP/BAY ISMOYO
Ket. Presiden RI, Prabowo Subianto (kanan), berjabat tangan dengan Sekjen Partai Komunis Vietnam, To Lam, di Istana Negara, Jakarta, pada 10 Maret lalu. Bulan depan pemerintah Indonesia akan meratifikasi perjanjian dengan Vietnam mengenai penetapan ZEE.

JAKARTA - Indonesia diperkirakan akan meratifikasi perjanjian dengan Vietnam mengenai penetapan zona ekonomi eksklusif (ZEE) mereka bulan depan, menyelesaikan perselisihan selama satu dekade.

Jakarta dan Hanoi mencapai kesepakatan tentang batas ZEE pada Desember 2022 setelah 12 tahun berunding. Keduanya sempat terlibat sengketa klaim tumpang tindih di perairan sekitar Kepulauan Natuna di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Agar perjanjian ini berlaku, perjanjian tersebut harus diratifikasi oleh kedua parlemen.

“Kami berharap parlemen kami akan meratifikasinya pada April, setelah Idul Fitri, dan badan legislatif mereka juga diharapkan segera meratifikasinya,” kata Presiden Prabowo Subianto kepada pemimpin Vietnam, To Lam, yang berkunjung ke Jakarta pekan ini.

Vietnam dan Indonesia telah meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis yang komprehensif selama kunjungan Lam, yang mencerminkan kerja sama mereka yang lebih erat. Presiden RI juga mengatakan bahwa ia berencana untuk melakukan kunjungan balasan kenegaraan ke Vietnam dalam waktu dekat, di mana ia akan menandatangani kesepakatan yang akan membawa kemakmuran bagi kedua negara.

Perairan bersama di utara dan timur kepulauan Natuna menjadi saksi konfrontasi sengit antara lembaga penegak hukum Vietnam dan Indonesia atas aktivitas nelayan Vietnam. Indonesia menuduh mereka melakukan perambahan ilegal dan penangkapan ikan ilegal sebelum menahan dan menghancurkan puluhan kapal penangkap ikan.

Terkait langkah diplomasi bilateral antara Indonesia dan Vietnam ini, pihak Tiongkok belum mengeluarkan komentar. ZEE Vietnam dan Indonesia diketahui terletak di dalam sembilan garis putus-putus yang dicetak Beijing pada petanya untuk membatasi hak historisnya atas hampir 90 persen wilayah perairan LTS. SB/RFA/BenarNews/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.