Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Akan Optimalisasikan Penempatan Pekerja Migran Sektor Hospitality dan Kapal Pesiar

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 10:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Indonesia Akan Optimalisasikan Penempatan Pekerja Migran Sektor Hospitality dan Kapal Pesiar Doc: Kepmen P2MI
Ket. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani (kanan) berkunjung ke Cruise Oceania Insignia yang bersandar di Tanjung Benoa, Bali, Sabtu (26/4)

JAKARTA - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani melakukan kunjungan ke Cruise Oceania Insignia yang bersandar di Tanjung Benoa, Bali, Sabtu (26/4).

Sebanyak 70 pekerja migran Indonesia bekerja di kapal pesiar mewah milik Norwegian Cruise Line tersebut. 

Wamen Christina bahkan menyempatkan diri berbincang dengan perwakilan mereka yang sebagian besar bekerja sebagai petugas kebersihan, petugas dapur dan bar di kapal pesiar yang mengangkut 670 wisatawan asing itu. 

Ia mengatakan, sektor hospitality dan kapal pesiar merupakan peluang pekerjaan migran yang harus diseriusi. 

Apalagi, lanjut Wamen Christina, Indonesia memiliki peluang mengoptimalisasikan penempatan-penempatan pekerja migran dan calon pekerja migran di sektor ini. 

Tidak hanya itu, hospitality dan kapal pesiar merupakan pekerjaan yang menjanjikan, karena memiliki gaji besar dan jenjang karir menjanjikan, termasuk perlindungan bagi mereka yang bekerja di sektor tersebut.

"Ke depan, pemerintah melihat sektor ini perlu untuk lebih dioptimalkan," kata dia.

Wamen P2MI juga mengingatkan masyarakat yang hendak bekerja di luar negeri untuk memantau informasi seputar lowongan pekerjaan melalui jalur resmi dan prosedural.

Salah satunya melalui laman Siskop2mi atau mengunjungi Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di Bali. Di sana juga termuat informasi apa saja dokumen yang harus disiapkan untuk bekerja di luar negeri. 

"Kita ingin membuka lebih banyak peluang untuk anak-anak muda kita, calon pekerja migran Indonesia untuk berkarir prosedural di luar negeri. Jangan mudah tergiur dengan lowongan gaji besar dan tidak prosedural, yang berujung masalah di kemudian hari," pungkas Christina Aryani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

47 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.