Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Imbauan untuk Mewaspadai Penyebaran Penyakit Pancaroba

📅 Senin, 15 Des 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Imbauan untuk Mewaspadai Penyebaran Penyakit Pancaroba Doc: Antara
Ket. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong Asep Setia Budiman.

Rejang Lebong - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu meminta warga di wilayah itu untuk mewaspadai penyebaran penyakit akibat pancaroba dari musim kemarau ke hujan.

"Sekarang sudah masuk musim pancaroba yaitu peralihan dari musim kemarau ke hujan, untuk itu warga Rejang Lebong diminta untuk mewaspadai penyebaran lima jenis penyakit yang biasanya muncul saat pancaroba," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Rejang Lebong Asep Setia Budiman saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin.

Dia menjelaskan aneka penyakit yang biasanya banyak diderita oleh warga saat pancaroba, yakni diare, infeksi saluran pernapasan akut (ispa), dan tiga penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, yakni demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, dan zika.

"Untuk jenis penyakit ispa biasanya selain terjadi saat musim kemarau juga saat memasuki musim hujan, sedangkan diare akibatkan makanan dan minuman yang terkontaminasi virus, serta penyakit akibat gigitan nyamuk," ujarnya.

Jenis penyakit DBD, chikungunya, serta zika diakibatkan gigitan nyamuk, di mana saat musim hujan nyamuk akan mudah berkembang biak di genangan air bersih.

Untuk mengantisipasi penyebaran berbagai jenis penyakit ini, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat Rejang Lebong tersebar di 15 kecamatan melalui puskesmas masing-masing, agar menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Selain itu, kalangan warga Rejang Lebong diminta melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, menutup bak penampungan air, menguras tempat penampungan air, mengubur barang bekas, dan menaburkan bubuk abate.

"Sejauh ini gerakan PSN adalah langkah yang paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, tindakan ini bisa memutus proses berkembang biak nyamuk," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.