Imbas Insiden Penembakan, AS Tangguhkan Layanan Imigrasi untuk Warga Afghanistan
📅 Kamis, 27 Nov 2025, 16:37 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
WASHINGTON DC - Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat (USCIS) pada Rabu (26/11) mengumumkan bahwa pihaknya telah menangguhkan semua proses imigrasi bagi warga negara Afghanistan setelah terjadinya penembakan dua anggota Garda Nasional di Washington, DC.
"Berlaku segera, pemrosesan semua permintaan imigrasi yang berkaitan dengan warga negara Afghanistan dihentikan tanpa batas waktu sambil menunggu peninjauan lebih lanjut terhadap protokol keamanan dan pemeriksaan," kata badan tersebut di media sosial AS, X.
"Perlindungan dan keselamatan tanah air kita dan rakyat Amerika tetap menjadi fokus dan misi utama kita," tambahnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah dua anggota Garda Nasional AS ditembak di ibu kota negara pada malam menjelang libur Thanksgiving.
Presiden Donald Trump mengatakan tersangka memasuki AS dari Afghanistan pada 2021 di masa jabatan mantan Presiden Joe Biden, dan berjanji "untuk memastikan bahwa pelaku kekejaman ini membayar harga yang setimpal."
Sebaiknya Anda baca juga:
Media AS, mengutip sumber penegak hukum, melaporkan bahwa tersangka telah diidentifikasi sebagai Rahmanullah Lakanwal, warga negara Afghanistan berusia 29 tahun, yang kini ditahan.
Trump juga mengatakan bahwa pemerintahan ini "harus memeriksa ulang setiap orang asing" yang telah memasuki AS dari Afghanistan di bawah Biden.
"Kita harus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan pengusiran setiap orang asing dari negara mana pun yang tidak pantas berada di sini atau memberi manfaat bagi negara kita," tambah Trump. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!