Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iga Swiatek Tersingkir, Alcaraz-Djokovic di Final

📅 Senin, 21 Agu 2023, 06:37 WIB | Oleh:
Iga Swiatek Tersingkir, Alcaraz-Djokovic di Final Doc: Daniel LEAL / AFP
Ket. Iga Swiatek

CINCINNATI - Carlos Alcaraz selamat dari satu match point kemudian membalikkan situasi saat tiebreak untuk mengalahkan Hubert Hurkacz 2-6, 7-6 (7/4), 6-3. Kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung Minggu (20/8) WIB itu memastikan Alcaraz mencapai final ATP Cincinnati Open.

Petenis nomor satu dunia itu bangkit untuk mengalahkan petenis Polandia dengan servis keras untuk kedua kalinya dalam beberapa pekan terakhir. Alcaraz mendominasi set ketiga untuk bertemu Novak Djokovic di laga final. Di laga semifinal lain, Djokovic mengalahkan Alexander Zverev 7-6 (7/5), 7-5.

Pertemuan di final Cincinnati Open terjadi setelah Alcaraz dan Djokovic juga berhadapan di partai puncak turnamen Grand Slam Wimbledon, Juli lalu. Saat itu, Alcaraz mengalahkan petenis asal Serbia tersebut. Kemenangan atas Hurkacz diraih Alcaraz setelah bertanding selama dua jam 18 menit.

Hasil itu merupakan kemenangan pertandingan ke-53 petenis Spanyol berusia 20 tahun itu musim ini, dia hanya mengalami lima kekalahan. Saat berhadapan dengan Djokovic di final, Alcaraz mengincar gelar ketujuhnya di tahun 2023. Kemenangan akan memastikannya tetap berada di puncak peringkat dunia menjelang AS Open, yang dimulai pekan depan.

"Ini merupakan turnamen yang sangat sulit. Semua pertandingan berlangsung tiga set," ujar Alcaraz. Tapi, dia senang memenangkan pertandingan dengan tetap kuat secara mental.

"Itu pertempuran mental. Saya harus tetap hadir dan positif sepanjang waktu. Saya tahu akan memiliki peluang dan hanya harus mengambilnya. Saya senang bisa memenangkannya," tandasnya.

Alcaraz akan berusaha merebut trofi Masters ketiganya musim ini setelah Indian Wells dan Madrid. Dia adalah finalis termuda di Cincinnati Open sejak Pete Sampras yang saat itu berusia 19 tahun di tahun 1991.

Swiatek Tersingkir

Di bagian wanita, Coco Gauff dan Karolina Muchova meraih kemenangan di laga semifinal untuk bertemu di partai puncak. Laga perebutan gelar kali ini adalah yang pertama bagi kedua petenis itu di level Master. Gauff menumbangkan petenis nomor satu dunia Iga Swiatek 7-6 (7/2), 3-6, 6-4. Sementara itu, Muchova mengalahkan juara Australia Open Aryna Sabalenka 6-7 (4/7), 6-3, 6-2.

Gauff yang berusia 19 tahun, peringkat ketujuh di dunia, menghentikan kutukan yang telah berlangsung sepanjang karirnya melawan Swiatek. Dia meraih kemenangan pertamanya setelah tujuh kekalahan dari Swiatek. Kali ini Gauff menang setelah bertanding selama tiga jam.

"Saya tahu bermain menghadapinya akan sulit," ujar Gauff. "Saya benar-benar mengambil peluang ketika mendapatkannya dan benar-benar berjuang untuk setiap poin," sambungnya. Gauff sedikit negatif di set kedua tetapi mendapatkannya kembali dan berkata, "Kamu seorang pejuang dan bisa melakukan ini," tandasnya.

Swiatek, juara bertahan AS dan Prancis Open, tidak kehilangan satu set pun saat memenangi pertandingan sebelumnya melawan Gauff. "Ada hal-hal yang ingin saya kerjakan, selalu seperti itu saat kalah," ujar Swiatek.

Secara keseluruhan kali ini Swiatek berjuang sampai akhir. Itu sesuatu yang harus dibanggakan. Yang pasti dia ingin hasilnya berbeda. Coco adalah pemain hebat. Jadi Gauff kira lebih pantas menang. Dengan kekalahan itu setidaknya memberi Swiatek sedikit istirahat ekstra sebelum mempertahankan gelarnya di AS Open yang dimulai pekan depan.

"Sejujurnya, saya bahkan tidak akan menyesali karena senang akan memiliki hari libur sekarang," tandasnya. Gauff adalah petenis remaja pertama yang mencapai final Cincinnati sejak Vera Zvonareva tahun 2004. "Saya berusaha melakukan servis sekeras yang bisa saat match point," ujar Gauff.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.