Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Heboh Jasad 'Alien' di Sidang Parlemen Meksiko, Ini Tanggapan NASA

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 15:57 WIB | Oleh:
Heboh Jasad 'Alien' di Sidang Parlemen Meksiko, Ini Tanggapan NASA Doc: NDTV/Reuters
Ket. Salah satu dari dua jasad "alien" yang dipresentasikan oleh Jaime Maussan di depan sidang Parlemen Meksiko baru-baru ini.

JAKARTA -Jurnalis Meksiko dan penggemar UFO, Jaime Maussan, menunjukkan kepada para politisi di sidang Kongres, dua "tubuh" kecil yang dipajang dalam kotak pada Selasa (12/9). Keduanya memiliki kepala memanjang dan tiga jari di masing-masing tangan.

Dalam presentasinya, Maussan mengatakan spesimen tersebut ditemukan di dekat Garis Nazca kuno di Peru dan telah diberi penanggalan karbon oleh Universitas Otonomi Nasional Meksiko (UNAM) dan disimpulkan berusia sekitar 1.000 tahun.

Maussan mengklaim mereka tidak berkerabat dengan spesies mana pun di Bumi.

"Saya pikir ada bukti jelas kita berurusan dengan spesimen non-manusia yang tidak ada hubungannya dengan spesies lain di dunia kita dan semua kemungkinan terbuka bagi lembaga ilmiah mana pun… untuk menyelidikinya," kata Maussan.

"Kita tidak sendirian," katanya, seperti dikutip NDTV.

Sesi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Kongres Meksiko itu terjadi dua bulan setelah sesi serupa di Kongres AS dimana seorang mantan perwira intelijen Angkatan Udara AS menyatakan negaranya mungkin telah mengetahui adanya aktivitas "non-manusia" sejak era 1930-an.

Para pejabat Badan Antariksa AS (NASA), dalam sebuah konferensi pers, Kamis (14/9), ditanyai tentang sidang UFO di Kongres Meksiko yang menampilkan presentasi diduga sisa-sisa makhluk bukan manusia.

David Spergel, mantan kepala departemen astrofisika Universitas Princeton dan ketua laporan UAP NASA, mengatakan dia tidak mengetahui sifat sampel tersebut tetapi menyerukan transparansi.

"Ini adalah sesuatu yang hanya saya lihat di Twitter. Ketika Anda mengalami hal-hal yang tidak biasa, Anda ingin mempublikasikan datanya," kata Spergel, seperti dikutip NDTV.

"Kami tidak tahu sifat sampel itu," katanya."Jika Anda menemukan sesuatu yang aneh, berikan sampelnya kepada komunitas ilmiah," katanya kepada pemerintah Meksiko.

NASA pada Kamis (14/9) merilis laporan baru tentang "fenomena anomali tak teridentifikasi" (unidentified aerial or anomalous phenomenon/UAP), yang lebih dikenal sebagai benda terbang tak dikenal atau UFO.

NASA mengatakan bahwa studi tentang UFO akan memerlukan teknik ilmiah baru, termasuk satelit canggih serta perubahan dalam cara memandang benda terbang tak dikenal.

Badan antariksa AS merilis temuan ini setelah melakukan penelitian tentang UFO selama setahun.

Dalam laporan setebal 33 halaman, tim independen yang ditugaskan oleh NASA memperingatkan bahwa persepsi negatif seputar UFO merupakan hambatan dalam pengumpulan data. Namun para pejabat mengatakan keterlibatan NASA akan membantu mengurangi stigma seputar apa yang disebut UAP, atau fenomena anomali yang tidak teridentifikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

41 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.