Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hasto: Kontak Seksual Sehat Cegah Kanker Serviks

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasto: Kontak Seksual Sehat Cegah  Kanker Serviks Doc: bkkbn.go.id

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, menyampaikan kontak seksual sehat antara laki-laki dan perempuan baru dapat dilakukan di usia 20 tahun ke atas untuk mencegah kanker mulut rahim (serviks).

Pernyataan tersebut disampaikan Hasto dalam siniarDialog Ringan Ngobrol Santai (Diagnosa)BKKBN bersama Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Krisdayanti, yang diikuti di Jakarta, Senin.

"Perempuan-perempuan itu usia menikah atau kontak seksual yang sehat adalah 20 tahun ke atas, karena risiko kanker serviks muncul apabila kontak seksual dilakukan di bawah usia itu," ujar Hasto.

Kepala BKKBN pun mengeluhkan fenomena di Indonesia dimana masih banyak remaja yang sudah melakukan kontak seksual di bawah usia 20 tahun.

"Miris karena mohon maaf, ada yang sudah kontak seksual di usia 14-15 tahun. Bahkan, yang meminta dispensasi menikah itu 80 persen dilakukan karena sudah hamil duluan, padahal kan sudah ditekankan kalau mencegah kanker mulut rahim itu jangan kawin di usia muda," kata dia.

Hasto pun menjelaskan bahwa di Indonesia kasus kematian akibat kanker serviks menempati urutan nomor dua tertinggi setelah kanker payudara. "Penyebabnya, salah satunya karena tidak rajinpapsmearatau deteksi dini adanya kanker serviks, padahal ini minimal dilakukan paling tidak satu tahun sekali," ucap Hasto, seraya memaparkan bahwa saat ini sudah ada suntik atau vaksin untuk mencegah kanker serviks, dimana remaja perempuan di usia dini sudah bisa mendapatkan vaksin tersebut untuk menghindari risiko-risiko kanker serviks.

"Sekarang sudah ada (vaksin) yang bisa digunakan dua kali suntikan saja, pada umumnya kan harus tiga kali suntikan, hanya memang waktunya harus tepat, kalau perempuan-perempuan usia 10 tahun itu sudah boleh diberikan, agar bisa melindunginya untuk jangka panjang," tutur dia.

Hasto juga mengemukakan, kanker serviks dapat disebabkan olehhuman papillomavirusatau HPV, virus yang menyerang kelamin dan mulut rahim, dimana virus tersebut dapat dicegah melalui vaksin.

"Kalau tadi disebutkan vaksin, sebetulnya vaksin itu melindungi kita dari HPV. Selain itu, cara mencegahnya juga dengan perilaku seks sehat, imunisasi, jangan terlalu banyak anak, jangan terlalu dekat kelahirannya karena sering dapat meningkatkan risiko kanker mulut rahim," ujar dia.

Sementara itu, Krisdayanti berupaya untuk mencegah terjadinya kanker serviks pada anak perempuannya dengan terus mendorong dan memotivasi sang anak agar berani melakukan vaksin.

"Saya punya anak gadis yang saya dorong agar tidak takut untuk suntik kanker serviks, dan sekarang dia sudah disuntik," kata dia.

Menurut Krisdayanti, cara tersebut termasuk salah satu edukasi untuk mengenalkan reproduksi sehat kepada anak.

Ia juga mengapresiasi para ibu muda yang kini sudah bangga menjadi juru kampanye pejuang ASI eksklusif dan mendorong para perempuan untuk melakukan pemeriksaan dini ke dokter. "Saya apresiasi kepada para mama muda, mereka bangga menjadi juru kampanye untuk pejuang ASI, dengan teliti buku imunisasi anak dibawa dan diberi label, meski mama-mama muda ini banyak tugasnya dan aktif bekerja, tetapi semua asisten rumah tangganya juga terus didorong untuk rajin melakukancheck-upke dokter," ujar dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.