Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hasil Riset yang Membanggakan, Guru Besar Unair Temukan Senyawa Tanaman Obat Antikanker dan DBD

📅 Senin, 06 Mar 2023, 16:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasil Riset yang Membanggakan, Guru Besar Unair Temukan Senyawa Tanaman Obat Antikanker dan DBD Doc: ANTARA/HO-Humas Unair
Ket. Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga Surabaya Prof. Dr. Alfinda Novi Kristanti DEA.

Surabaya - Hasil riset yang membanggakan. Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga Surabaya Prof. Dr. Alfinda Novi Kristanti DEA., menemukan senyawa tanaman untuk obat antikanker dan demam berdarah dengue (DBD).

Prof. Alfinda Novi Kristanti di Surabaya, Senin mengatakan senyawa obat antikanker dan DBD terdapat di tanaman gaharu (Aquilaria microcarpa), gambir (Uncaria), dan sambung nyawa(Gynura procumbens).

"Pada spesiesAquilaria, ada kandunganchromoneyang mirip dengan senyawa golongan 2-styrylchromonedi mana kesediaan senyawa ini sangat jarang sehingga harus dilakukan sintesis organik," katanya.

Dari sintesis dengan variasi strukturbenzaldehid, Prof. Alfinda menemukan sembilan senyawa golongan 2-styrylchrome. Senyawa ini lalu diuji secarain silicomelaluidocking experimentmenggunakan protein sebagai target obat pengembangan kemoterapi kanker.

"Rangkaian penelitian ini menjadi contoh bagaimana alam telah memberikan ide struktur senyawa untuk dapat dilakukan sintesis senyawa dengan potensi yang lebih baik," ungkap dosen departemen kimia itu.

Selanjutnya, ia beralih pada komponen utama gambir yaitucatechinmerupakan senyawa golonganflavonoid.Dari hasil isolasi menunjukkan satu kilogram gambir mengandung kadarcatechinsebesar 18 gram dengan tingkat kemurnian 90 persen.

"Senyawacatechindapat bertindak sebagai antikanker, antiviral, antimikroba, bahkan aktivitas antioksidannya jauh lebih besar dibandingkan dengan vitamin C. Hal ini secara tidak langsung dapat mencegah potensi terjadinya kanker," ujarnya.

Guru besar ke-275 Unair ini melanjutkan pemaparan risetnya terhadap sambung nyawa yang telah dimanfaatkan sebagai pengobatan. Bagian akarGynura procumbensrupanya jauh lebih aktif dibandingkan daun, namun kelemahannya pemanfaatan akar tersebut harus mencabut seluruh tanaman.

Ia kemudian mendasarkan pada peningkatan biomassa dan kandungan metabolit menggunakan kultur akar adventif tanaman. Selain itu, dilakukan pengembangan potensi tanaman menggunakan nanoteknologi berupa nanokapsul ekstrak tanaman yang dapat meningkatkan aktivitas anti-denguedan menurunkan toksisitas.

Prof. Alfinda menuturkan komunikasi kimiawi tanaman memberikan dampak positif bagi manusia dengan dihasilkannya senyawa metabolit sekunder. Diikuti perkembangan ilmu sintesis organik, khususnya nanoteknologi terbukti mampu meningkatkan potensi tanaman obat sebagai bahan baku obat.

"Oleh karena itu, riset tentang pemanfaatan senyawa metabolit sekunder pada tanaman sangat penting untuk dilakukan. Untuk mendukung pembangunan ekosistem kemandirian obat di Indonesia," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

45 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.