Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hasil Riset Mahasiswa Unja: Biji Jintan Hitam Bisa Jadi Penghilang Bau Mulut

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 11:10 WIB | Oleh:
Hasil Riset Mahasiswa Unja: Biji Jintan Hitam Bisa Jadi Penghilang Bau Mulut Doc: Humas Unja
Ket. Mahasiswa Farmasi Unja yang melakukan penelitian.

JAMBI - Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (UNJA) berhasil lolos pendanaan nasional melalui riset inovatif bertajuk potensi minyak atsiri biji jintan hitam (Nigella sativa L.) menjadi sediaan mouth nano spray sebagai penghilang bau mulut.

“Mahasiswa Farmasi kita sedang melakukan riset terkait atsiri biji jintan hitam untuk menjadi penghilang bau mulut, semoga penelitian mereka berhasil,” kata Ketua Tim penelitian dan pembimbing Dr Apt Uce Lestari, S.Farm., M.Farm, dalam keterangan yang diterima, Minggu.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) dari Program Studi Farmasi itu terdiri dari Septi Hariyani, Milda Rahayu, Rolita Awrinal Cania, Awra Zikrina Ramadhani, serta Sherli Dwina Amanda. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada 7 Juli hingga 3 November 2025 di FKIK UNJA.

Meningkatnya kasus halitosis (bau mulut) di Indonesia yang mencapai sekitar 57,6 persen individu menjadi salah satu latar belakang utama penelitian ini. Salah satu alternatif penanganan yang potensial adalah pemanfaatan bahan alami seperti jintan hitam (Nigella sativa L.).

Jintan hitam yang telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional karena memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan, dan anti-inflamasi.

Untuk meningkatkan efektivitas bahan aktif tersebut, tim peneliti memanfaatkan teknologi nano yang mampu menjaga stabilitas dan meningkatkan daya serap (bioavailabilitas) minyak atsiri.

Dari hasil riset tersebut, mereka berhasil mengembangkan produk inovatif berupa mouth nano spray modern yang dinamakan Nigellanano.breathh. Produk ini dirancang sebagai solusi higienis, praktis, dan efektif dalam mengatasi bau mulut secara alami.

Dr. Apt Uce Lestari selaku dosen pembimbing, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengembangkan produk berbasis kekayaan alam Indonesia dan inovasi mahasiswa ini adalah bukti bahwa kekayaan alam Indonesia, khususnya jintan hitam, dapat dikembangkan menjadi produk modern yang bernilai tinggi.

“Saya berharap riset ini terus berlanjut sehingga nantinya bisa menghasilkan produk herbal unggulan yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing bangsa,” ujar Dr Uce.

Sementara itu, ketua tim peneliti Septi Hariyani mengungkapkan bahwa ide penelitian ini berangkat dari keinginan menghadirkan solusi kesehatan mulut berbasis bahan alam dan kami ingin menghadirkan produk farmasi berbasis bahan alam yang tidak hanya menyelesaikan masalah bau mulut, tetapi juga memberi nilai tambah dari sisi kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan.

“Dengan adanya inovasi ini, kami berharap dapat mendorong lahirnya produk herbal unggulan yang bisa bersaing di pasaran dan membanggakan nama kampus,” ujar Septi.

Melalui penelitian ini, tim PKM-RE Farmasi UNJA berupaya berkontribusi dalam pengembangan produk kesehatan mulut berbasis herbal yang aman, inovatif, dan ramah pengguna.

Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah tanaman jintan hitam sebagai sumber daya alam potensial Indonesia sekaligus mendorong terciptanya produk herbal unggulan dari UNJA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.