Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hasil Jajak Pendapat: Trump Unggul atas Harris secara Nasional

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 00:13 WIB | Oleh:
Hasil Jajak Pendapat: Trump Unggul atas Harris secara Nasional Doc: ISTIMEWA
Ket. Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump.

WASHINGTON - Calon presiden (Capres) dari Partai Republik Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dinyatakan unggul atas capres dari Partai Demokrat, Kamala Harris, dalam pemilihan presiden dengan selisih 50 persen-48 persen, dalam survei nasional Fox News yang baru. Angka tersebut merupakan pembalikan dari bulan lalu, saat Harris unggul tipis.

Dikutip dari Fox News Digital, namun Harris unggul 6 poin di antara pemilih dari tujuh negara bagian medan pertempuran utama, dan kedua kandidat imbang dengan 49 masing-masing di antara pemilih di daerah-daerah yang ketat (di mana margin Biden-Trump pada tahun 2020 kurang dari 10 poin).

Keunggulan Trump berasal dari bagian yang lebih besar di daerah-daerah yang dimenangkannya dengan lebih dari 10 poin pada tahun 2020 (64 persen-35 persen) daripada yang diperoleh Harris di daerah-daerah yang dimenangkan Biden dengan lebih dari 10 poin (58 persen-39 persen). Hal itu menimbulkan pertanyaan apakah Partai Demokrat dapat memenangkan Electoral College sementara kalah dalam perolehan suara rakyat secara nasional.

Pada tahun 2000 dan 2016, kandidat GOP (Grand Old Party) yang kalah dalam perolehan suara rakyat, tetapi memenangkan Electoral College. Keunggulan Trump sebesar 2 poin di antara para calon pemilih masih dalam batas kesalahan. Hasilnya identik di antara kelompok pemilih terdaftar yang lebih besar. Bulan lalu, Harris unggul 2 poin (50 persen-48 persen) di antara para calon pemilih dan pemilih terdaftar. Analisis ini menggunakan hasil pemilih terdaftar untuk perbandingan tren yang sepadan.

Angka Terbaik Trump

Ini adalah angka terbaik Trump sejak Harris menjadi calon presiden pada bulan Agustus. Pergerakan ke arahnya terutama berasal dari peningkatan dukungan di kalangan pemilih kulit putih, yang sekarang mendukungnya sebesar 10 poin, naik dari 4 poin bulan lalu dan 6 poin pada bulan Agustus.

Ia juga berada pada rekor tertinggi di kalangan pemilih berusia 65 tahun ke atas (49 persen) dan mereka yang bergelar sarjana (48 persen). Pada saat yang sama, Harris menerima dukungan terendah sejak menjadi kandidat di antara pemilih kulit hitam (67 persen), lulusan perguruan tinggi (49 persen), pemilih berusia 65 tahun ke atas (47 persen) dan warga kulit putih dengan gelar sarjana (46 persen). Namun di permukaan, persaingan tetap berada dalam kisaran yang sempit.

Pada bulan Agustus, Trump unggul 1 poin, lalu Harris unggul 2 poin pada bulan September, dan sekarang Trump unggul 2 poin. "Secara keseluruhan, pergerakan ke arah Trump bersifat halus tetapi berpotensi berdampak besar, terutama jika ia memperoleh dukungan dari pemilih berpendidikan perguruan tinggi," kata juru survei Demokrat, Chris Anderson, yang melakukan survei Fox News bersama dengan Daron Shaw dari Partai Republik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.