Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Minyak Turun Karena Kemungkinan Suku Bunga AS Lebih Tinggi dalam Waktu Lebih Lama

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 10:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Turun Karena Kemungkinan Suku Bunga AS Lebih Tinggi dalam Waktu Lebih Lama Doc: AFP/ROMEO GACAD
Ket. Pengendara terlihat di salah satu SPBU Petron di Manila pada 7 Oktober 2008.

SINGAPURA - Harga minyak turun untuk sesi ketiga berturut-turut pada Rabu (22/5) di tengah ekspektasi Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga AS lebih tinggi lebih lama karena inflasi yang berkelanjutan, yang berpotensi berdampak pada penggunaan bahan bakar di konsumen minyak terbesar dunia.

Minyak mentah berjangka Brent turun 43 sen, atau 0,5 persen, menjadi $82,45 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 50 sen, atau 0,6 persen, menjadi $78,16. Harga minyak menetap sekitar 1 persen lebih rendah pada Selasa (21/5).

Para pengambil kebijakan The Fed mengatakan pada hari Selasa bahwa bank sentral AS harus menunggu beberapa bulan lagi untuk memastikan bahwa inflasi benar-benar kembali ke jalur target 2 persen sebelum memangkas suku bunga.

Biaya pinjaman yang lebih tinggi dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menekan permintaan minyak.

Persediaan minyak mentah dan bensin AS naik minggu lalu, sementara persediaan minyak sulingan turun, menurut sumber pasar yang mengutip angka American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa.

Menjelang liburan Memorial Day akhir pekan ini, yang mengawali puncak musim mengemudi di musim panas di AS, harga bensin eceran turun selama empat minggu berturut-turut. Harga solar di Amerika, yang merupakan produk penyulingan utama bagi sektor industri dan transportasi, juga merosot.

Investor sedang menunggu risalah pertemuan kebijakan terakhir The Fed dan data mingguan persediaan minyak AS dari Badan Informasi Energi AS (EIA) yang akan dirilis pada Rabu.

Zona euro menjanjikan penurunan suku bunga pada 6 Juni di tengah prospek ekonomi yang lebih positif. Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengatakan dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada hari Selasa, dia "sangat yakin" inflasi zona euro terkendali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

59 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.