Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hampir Tidak Ada Tempat di Bumi yang Aman dari Polusi Udara

📅 Rabu, 26 Apr 2023, 06:55 WIB | Oleh:
Hampir Tidak Ada  Tempat di Bumi yang Aman dari Polusi Udara Doc: AFP/Arif ALI

Dalam sebuah penelitian pertama di dunia tentang informasi konsentrasi partikulat (PM 2.5) di seluruh dunia yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Monash, Australia, ditemukan bahwa hanya 0,18 persen dari luas lahan global dan 0,001 persen populasi global yang terpapar ke tingkat PM 2.5 (faktor risiko kesehatan lingkungan terkemuka di dunia) di bawah tingkat keamanan yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sementara tingkat paparan PM 2.5 harian telah berkurang di Eropa dan Amerika utara dalam dua dekade hingga 2019, tingkat PM 2.5 justru telah meningkat di Asia selatan, Australia, New Zealand, Amerika Latin, dan Karibia, dengan lebih dari 70 persen hitungan hari per tahun secara global mengalami peningkatan paparan di atas yang level aman.

Saat ini penelitian ini, yang dipimpin oleh Profesor Yuming Guo, dari Monash University School of Public Health and Preventive Medicine, Australia, dan diterbitkan dalam jurnal, Lancet Planetary Health, telah memberikan peta tentang bagaimana PM 2.5 telah berubah di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir.

Tim peneliti menggunakan pengamatan pemantauan kualitas udara tradisional, detektor meteorologi dan polusi udara berbasis satelit, metode statistik dan pembelajaran mesin untuk menilai konsentrasi PM 2,5 secara lebih akurat secara global, menurut Profesor Guo.

"Dalam studi ini, kami menggunakan pendekatan pembelajaran mesin inovatif untuk mengintegrasikan beberapa informasi meteorologi dan geologi untuk memperkirakan konsentrasi PM 2,5 harian tingkat permukaan global pada resolusi spasial tinggi sekitar 10 kilometer + 10 kilometer untuk sel jaringan global pada 2000-2019, dengan fokus pada area di atas 15 μg/m³ yang dianggap batas aman oleh WHO (ambang batas masih bisa diperdebatkan)," ujar Guo.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa konsentrasi PM 2.5 tahunan dan hari paparan PM 2.5 yang tinggi di Eropa dan Amerika utara menurun selama dua dekade penelitian, sedangkan paparan meningkat di Asia selatan, Australia dan New Zealand, serta Amerika Latin dan Karibia.

Penelitian ini menemukan bahwa meskipun ada sedikit penurunan pada hari-hari terpapar PM 2.5 tinggi secara global, pada tahun 2019 lebih dari 70 persen hari masih memiliki konsentrasi PM 2.5 lebih tinggi dari 15 μg/m³.

Di Asia selatan dan Asia timur, lebih dari 90 persen hari memiliki konsentrasi PM 2.5 harian lebih tinggi dari 15 μg/m³.

Australia dan New Zealand mengalami peningkatan yang nyata dalam jumlah hari dengan konsentrasi PM 2.5 yang tinggi pada tahun 2019.

Secara global, rata-rata tahunan PM 2.5 dari tahun 2000 hingga 2019 adalah 32,8 μg/m³. Konsentrasi PM 2.5 tertinggi tersebar di wilayah Asia timur (50,0 μg/m³) dan Asia selatan (37,2 μg/m³), diikuti oleh Afrika bagian utara (30,1 μg/m³).

Australia dan New Zealand (8,5 μg/m³), kawasan lain di Oseania (12,6 μg/m³), dan Amerika bagian selatan (15,6 μg/m³) memiliki konsentrasi PM 2.5 tahunan terendah .

Berdasarkan batas pedoman WHO 2021 yang baru, hanya 0,18 persen dari luas lahan global dan 0,001 persen populasi global yang terpapar paparan tahunan lebih rendah dari batas pedoman ini (rata-rata tahunan 5 μg/m³) pada tahun 2019. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.