Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur: Jateng Penopang Utama Cabai Nasional

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 10:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur: Jateng Penopang Utama Cabai Nasional Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menghadiri panen cabai di di Desa Bayusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin (22/9/2025)

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan Jawa Tengah sebagai salah satu daerah sentra utama cabai nasional dengan kontribusi hingga 15,9 persen.

Menurut dia di Magelang,Senin (22/9),  terdapat 2.000 petani cabai yang menggarap lahan seluas 400 hektare di Kabupaten Magelang Jika seluruhnya panen, nilai ekonominya mencapai Rp4,2 miliar.

Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri panen cabai rawit merah di Desa Bayusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

 "Artinya ini cukup dalam rangka ketahanan pangan untuk para petani kita khususnya cabai," katanya.

Ia menuturkan, ada 10 kabupaten/kota di Jawa Tengah menjadi wilayah potensial penanaman cabai. Posisi strategis ini menuntut dukungan kebijakan, termasuk kemudahan akses permodalan bagi para petani.

"Kita permudah terkait dengan kredit bagi para petani lewat BPR kita, BUMD kita yaitu JPAD kita penetrasi terus terkait dengan distribusi cabai. Agar tidak terjadi kelangkaan atau tidak terjadi inflasi di wilayah kita maupun nasional," katanya.

Ia menyampaikan terima kasih atas sinergi antara petani, pelaku distribusi, hingga pedagang pasar yang menjaga ketersediaan cabai. 

"Kerja sama dari hulu hingga hilir inilah yang menjadi konsen kita, sehingga ke depan Jawa Tengah dapat meratakan hasil potensi desa," katanya.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementan, Muhammad Agung Sanusi, menyebutkan jika Kecamatan Pakis Magelang sebagai salah satu sentra utama cabai nasional mengingat cabai yang dihasilkan lebih pedas dan tahan lama. Daerah ini dikelola Champion Cabai Indonesia yang beranggotakan 22 kabupaten dan aktif mengatur pola tanam serta pasokan.

"Dari lokasi ini, kita harapkan tercipta surplus yang bisa menyuplai wilayah-wilayah defisit. Koordinasi antar daerah terus dilakukan agar pasokan terjaga dan inflasi bisa dikendalikan," katanya.

Dengan kapasitas produksi yang kuat dan koordinasi lintas daerah, Jawa Tengah diharapkan semakin mengokohkan perannya sebagai sentra cabai nasional sekaligus penopang stabilitas pangan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.