Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Jateng Larang para Kepala Daerah Tinggalkan Wilayah Selama Lebaran

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 16:50 WIB | Oleh:
Gubernur Jateng Larang para Kepala Daerah Tinggalkan Wilayah Selama Lebaran Doc: antara foto
Ket. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi meminta semua kepala daerah, baik bupati maupun wali kota untuk tidak meninggalkan wilayahnya selama libur Lebaran 2026.

"Saya ingatkan H-7 dan H+7 untuk tetap berada di wilayah, sesuai Surat Edaran Mendagri (Menteri Dalam Negeri)," katanya, di Semarang, Selasa (10/3).

Hal itu sejalan dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 000.2.3/1171/SJ pada 8 Maret 2026 tentang Penundaan Perjalanan ke Luar Negeri selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Dalam SE tersebut diinstruksikan bahwa seluruh kepala daerah harus selalu siap dan terus memantau kondusivitas di wilayah masing-masing.

Ia meminta kepada bupati dan wali kota di wilayahnya untuk mencermati baik-baik surat edaran tersebut dan mematuhinya.

Dalam menyongsong kedatangan para pemudik lebaran di Jateng, ia menekankan agar mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.

Karena itu, kata dia, seluruh bupati dan wali kota, beserta forkopimda sudah dikumpulkan untuk memantapkan persiapan di masing-masing daerah.

"Diprediksi tahun ini ada sekitar 17.300.000 pemudik akan masuk tumplek blek ke wilayah Jawa Tengah," kata mantan Kapolda Jateng itu.

Langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Pemprov Jateng meliputi pelaksanaan Posko Terpadu patroli mobile di lokasi rawan macet, pemasangan rambu portable, pemasangan 10 titik CCTV tambahan, dan mudik dan balik rantau gratis.

Di samping itu juga ada pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum di 23 terminal tipe B, serta menyiapkan jalur-jalur alternatif.

Perbaikan jalan berlubang serta pemasangan rambu lalu lintas dan penerangan jalan juga terus dikebut dalam beberapa waktu terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

45 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.