Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina: Penggunaan Energi yang Hemat dan Bertanggung Jawab Jaga Ketahanan Nasional

📅 Kamis, 02 Apr 2026, 14:42 WIB | Oleh:
Pertamina: Penggunaan Energi yang Hemat dan Bertanggung Jawab Jaga Ketahanan Nasional Doc: Pertamina
Ket. Pengisian BBM di salah satu SPBU Peramina.

PALANGKA RAYA - Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyatakan penggunaan energi yang hemat dan bertanggung jawab menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional.

"Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan kebijakan pemerintah dalam hal hemat energi melalui aktivitas baik pribadi maupun secara institusi," kata Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun dihubungi dari Palangka Raya, Kamis.

Pihaknya juga meminta masyarakat agar tak perlu khawatir dengan beredarnya isu kenaikan harga BBM dalam beberapa waktu terakhir, khususnya BBM subsidi yang sempat memicu antrean di sejumlah SPBU.

“Memang terdapat kekhawatiran dari masyarakat sejak beredar isu kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi, yang kemudian berdampak pada antrean. Namun, pemerintah telah menegaskan per 1 April tidak ada kenaikan harga BBM. Pertamina sebagai operator akan selalu patuh terhadap regulator, yaitu pemerintah,” tegas Edi Mangun.

Oleh karenanya masyarakat diharap tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya, yang berpotensi memicu kepanikan seperti halnya pembelian panik atau panic buying.

Menurutnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga konsumsi yang wajar akan sangat membantu kelancaran distribusi energi di lapangan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV. Dumatubun menyampaikan Pertamina Patra Niaga senantiasa melaksanakan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM.

Di sisi lain, dilakukan juga berbagai upaya strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying”, pinta Roberth.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.