Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Brasilia Dicopot Karena Membiarkan Kerusuhan Terjadi

📅 Senin, 09 Jan 2023, 15:53 WIB | Oleh:
Gubernur Brasilia Dicopot Karena Membiarkan Kerusuhan Terjadi Doc: Freshnewsasia
Ket. Pendukung mantan Presiden Brazil Bolsonaro menduduki sejumlah gedung pemerintahan pada Minggu (8/1) waktu setempat.

JAKARTA - Hakim Mahkamah Agung Brazil Alexandre de Moraes mencopot sementara gubernur distrik federal Brasilia pada Minggu (8/1) malam sebagai respons atas serangan terhadap gedung Kongres, Mahkamah Agung, dan Istana Kepresidenan negara itu oleh ribuan pendukung mantan Presiden Jair Bolsonaro,CNN melaporkan.

Gubernur Brasilia Ibaneis Rocha "sangat diam" selama kerusuhan hari Minggu, Kata Moraessetelah menjatuhkan skorsing tiga bulan.Rocha "tidak hanya membuat pernyataan publik yang membela 'demonstrasi politik bebas palsu di Brasilia'", tetapi "juga mengabaikan semua seruan pihak berwenang untuk melaksanakan rencana keamanan."

Rocha mengunggah video pada Minggu pagi, meminta maafkepada Presiden Luiz Inácio Lula da Silva "atas apa yang terjadi hari ini di kotanya yang disebutnya "tidak dapat diterima."Dia juga mengatakan setidaknya 400 orang telah ditangkap dalam kerusuhan itu. Lebih banyak lagi akan diidentifikasi dan mereka yang "berpartisipasi dalam aksi teroris sore ini" akan "membayar untuk kejahatan yang dilakukan."

Jaksa federal Brasil meminta Mahkamah Agung mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk kepala Keamanan Publik Distrik Federal Anderson Torres dan "agen publik lainnya yang bertanggung jawab atas tindakan dan kelalaian" yang mengarah pada pelanggaran tersebut.

Rocha menunjuk Torres, seorang menteri kehakiman di Kabinet Bolsonaro, ke posisi itu dan memecatnya setelah kerusuhan terjadi."Media lokal melaporkan bahwa Torres saat ini berada di AS,"The Associated Press melaporkan.

Bolsonaro, yang tanpa dasar mengklaim kalah dalam pemilu karena kecurangan, telah berada di Florida sejak akhir Desember.Lula dilantik minggu lalu.Sebelum kembali ke ibukota dari Rio pada Minggu malam, Lula menandatangani sebuah dekrit yang menempatkan pemerintah federal sebagai penanggung jawab distrik federal Brasilia.

Belum jelas bagaimana massa pendukung Bolsonaro dapat konvosi sejauh lima mil tanpa hambatan ke alun-alun, tempat gedung Kongres, Mahkamah Agung, dan istana kepresidenan berada, kemudian memasuki gedung dan merusaknya, BBC News melaporkan. Istana kepresidenan diketahui memiliki brigade tentara yang ditempatkan secara permanen di dalamnya.

"Otoritas Brazil memiliki waktu dua tahun untuk mempelajari apa yang peristiwa invasi Capitol (AS) dan untuk mempersiapkan diri menghadapi hal serupa di Brazil," kata Maurício Santoro, profesor ilmu politik di Universitas Negeri Rio de Janeiro, kepada AP. "Pasukan keamanan lokal di Brasilia secara sistematis gagal mencegah dan menanggapi tindakan ekstremis di kota. Dan otoritas federal yang baru, seperti menteri kehakiman dan pertahanan, tidak dapat bertindak tegas." Demikian dilaporkan The Week.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.