Greenpeace Serukan Penyelidikan Setelah Sungai Malaysia Berubah Warna
📅 Sabtu, 22 Nov 2025, 02:31 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Facebook/Jejak Air Tawar
KUALA LUMPUR - Greenpeace pada Jumat (21/11) menyerukan penyelidikan untuk menentukan apa yang menyebabkan sungai di Malaysia dekat tambang tanah jarang dan timah yang sekarang ditangguhkan berubah menjadi biru cerah.
Gambar menunjukkan bentangan sungai terpanjang kedua di Semenanjung Malaysia, Sungai Perak, dalam warna biru kehijauan yang cerah, sehingga menimbulkan kekhawatiran baru atas polusi dan pengawasan pertambangan.
Tidak jelas apa yang menyebabkan sungai berubah warna, tetapi Johari Abdul Ghani, Menteri Sumber Daya Alam Malaysia, mengatakan penyelidikan sedang dilakukan terhadap bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan di tambang tanah jarang.
Johari mengatakan kepada parlemen awal minggu ini bahwa pemerintah telah memerintahkan penghentian sementara pekerjaan selama tiga minggu di fasilitas tanah jarang dan dua tambang timah di dekat bagian sungai tersebut.
Kelompok lingkungan Greenpeace Malaysia menyerukan "transparansi penuh dan penyelidikan independen".
Sebaiknya Anda baca juga:
Kelompok itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka "sangat prihatin terhadap Sungai Perak yang berubah menjadi biru terang dan penghentian operasi penambangan selanjutnya".
"Keputusan untuk menghentikan operasi memang diperlukan, tetapi ini hanyalah langkah pertama yang harus mengarah pada penyelidikan menyeluruh,” kata Greenpeace.
Johari mengatakan pembacaan yang diambil di lokasi tanah jarang terukur pada 13 becquerel - satu unit radiasi - jauh di atas batas satu becquerel yang ditetapkan dalam laporan penilaian dampak lingkungan operasi, menurut kantor berita nasional Bernama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Greenpeace mengatakan pihak berwenang juga perlu memeriksa kualitas air di hilir.
Air di Sungai Perak pertama kali berubah menjadi biru sebulan yang lalu, Bernama melaporkan. ils/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!