Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Pemkab Tanah Laut Beri Jaminan Kesehatan bagi 123.495 Warga Tak Mampu

📅 Kamis, 30 Nov 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Tanah Laut Beri Jaminan Kesehatan bagi 123.495 Warga Tak Mampu Doc: ANTARA/Arianto
Ket. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan Arli di Pelaihari, Rabu (29/11/2023).

Banjarmasin - Gerak cepat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan memberikan jaminan kesehatan kepada 123.495 warga kurang mampu melalui BPJS Kesehatan.

"Jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu dibiayai Pemkab Tanah Laut tersebut berdasarkan data," ujar Sekretaris Dinkes Tanah Laut Arli di Pelaihari, Rabu.

Menurut dia, Pemkab dan DPRD Tanah Laut sangat mendukung program BPJS Kesehatan legislatif karena langsung menyentuh ke masyarakat.

"Untuk itu bagi warga kurang mampu jangan takut berobat ke Puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah. Kalau ada kesulitan bisa menghubungi Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan Tanah Laut," kata Arli.

Selain memberikan jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu, sebut dia, untuk memberikan layanan kesehatan kepada warga Dinkes Tanah Laut pada 24 Puskesmas dan dua Rumah Sakit Umum Daerah.

"Bahkan, kita menambah dua Puskesmas baru di Desa Panggung dan Desa Durian Bungkuk," tutur Arli.

Dari 24 Puskesmas yang dimiliki Pemkab Tanah Laut tersebut, jelas dia, enam Puskesmas sudah paripurna dan sisanya sudah terakreditasi.

Bahkan, ungkap dia, bagi warga tinggal di desa-desa terpencil layanan kesehatan bisa diakses ke Puskesmas Pembantu (Pustu).

Lebih lanjut, dia mengemukakan Dinkes Tanah Laut juga memperhatikan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan pada layanan kesehatan.

"Khusus untuk kegawatdaruratan kita memiliki Unit PSC 119. Masyarakat bisa memanfaatkan kasus kegawatdaruratan, kecelakaan di jalan atau warga tidak memiliki fasilitas untuk rumah sakit bisa menggunakan PSC 119 bekerja selama 24 jam," ucap Arli.

Kemudian, sambung dia, terkait kasus stunting Dinkes Tanah Laut berusaha menurunkan angka sebesar 26 persen pada 2022 menjadi 18 persen selama 2023.

"Masalah stunting menjadi tanggungjawab bersama. Target kita angka stunting di Tanah Laut bisa turun di angka 18 persen, mudah-mudahan bisa tercapai," ungkap Arli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.